Rabu, 30 Januari 2013

Walikota Takziah ke Rumah Aparatur Pemkot Depok

Humas Setda Kota Depok
Press Release
Selasa, 29 Januari 2013

Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma'il bersama Sekretaris Daerah, para Asisten, serta OPD Kota Depok bertandang kerumah salah seorang Aparatur Pemkot Depok di Jl. Raya Muchtar No. 58 Kelurahan Sawangan dengan menggunakan bus operasional Pemkot Depok, Selasa (29/1).  Kedatangan Pemimpin Kota Belimbing beserta rombongan adalah untuk Takziah atas meninggalnya Nyai Rukminah (57), ibunda dari Abdul Kodir, yang merupakan pelaksana di Bagian Humas & Protokol Setda Kota Depok.

Kodir yang kesehariannya bertugas sebagai fotografer sempat bercerita tentang almarhumah ibunya. "Mama meninggal pada Minggu malam (27/1) dan telah dimakamkan di Pemakaman Jati Sawangan pada Senin (28/1) pagi. Kepergian mama, menggoreskan sedih yang mendalam, tapi saya belajar untuk ikhlas dan berdo'a untuk mama" ujar Kodir yang tak lupa haturkan terima kasih kepada Walikota dan rombongannya.   

Walikota menyampaikan rasa belasungkawanya sekaligus mendoa'akan  semoga amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT dan diberikan kesabaran serta keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. "Bersabarlah, jangan terlena dan terus meratapi kesedihan secara berkepanjangan. Karena hal tersebut, malah dapat memberatkan almarhumah. Ikhlaskanlah dan selalu do'akan agar diberikan tempat terindah oleh Allah SWT" tutur Walikota seraya menambahkan untuk terus menjaga keharmonisan keluarga. Diakhir kunjungannya, Pemimpin Kota Depok juga kembali mengingatkan untuk selalu mendo'akan almarhumah dan menjaga kerukunan keluarga. (Ols)

Selasa, 29 Januari 2013

Wakil Walikota: Musrenbang Harus Hasilkan Prioritas Demi Kepentingan dan Kesejahteraan Masyarakat


Press Releas
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 29 Januari 2013



Selasa, (29/1), Bertempat di Gedung Sekarpeni Jalan Raya Siliwangi, Musrenbang Kecamatan Pancoran Mas dibuka oleh Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad. Turut hadir pula pada kesempatan ini, Anggota DPRD Dapil Cipayung dan Panmas, Camat Pancoranmas Lienda Ratna Nurdiani, SH, MM, Lurah se-Kecamatan Pancoranmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Unsur Muspika, LPM dan hadirin lainnya. Musrenbang Kecamatan Pancoranmas mengusung tema” dengan pelaksanaan musrenbang  kita tingkatkan kualitas  partisipasi dan swadaya masyarakat menuju kecamatan pancoranmas yang tertib, berdaya dan sejahtera.

Camat Pancoranmas, Lienda Ratna Nurdiani ,SH, MM dalam laporannya, mengatakan bahwa musrenbang kecamatan merupakan keberlanjutan dari musrenbang tingkat kelurahan yang telah dilaksanakan di 6 kelurahan se-panmas pada tanggal 7-14 Januari 2013 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Bappeda. Musrenbang tingkat Kecamatan ini untuk mengklarifikasi semua usulan  dari tingkat kelurahan, yang nantinya hasil musrenbang di tingkat kecamatan juga akan dibawa ketingkat Kota. Camat Panmas juga mengemukakan jumlah angka gizi buruk yang semakin menurun, diketahui pada data Desember 2012 tersisa 9 orang, Beliau juga menginformasikan 11 bank sampah telah terbentuk di Kecamatan Pancoranmas dalam rangka mendukung program Depok, memilah, menanam dan mengolah, “tuturnya.

Sementara itu Wakil Walikota Depok, KH. Idris Abdul Somad, mengatakan “musrenbang dilaksanakan sebagai wujud menjalankan amanah undang-undang yang didasarkan pada nilai-nilai agama, dan nilai pancasila. Wakil Walikota juga menegaskan bahwa, meskipun  Kota Depok tidak memiliki sumber daya alam, namun memiliki banyak Sumber Daya Manusia yang harus dioptimalkan, dengan mencerdaskan generasi muda di Kota Depok. Kesadaran masyarakat di Kota Depok dalam membayar PBB sudah cukup baik, namun kita harus berupaya untuk mempertahankan dan mengoptimalkannya, agar menjadi 100 %.
Sambungnya, musrenbang hendaknya tidak hanya diangap sebagai kegiatan rutin biasa, tetapi harus benar-benar dijalankan, dan menghasilkan suatu prioritas yang benar-benar menjadi prioritas, demi kepentingan masyarakat. Musrenbang juga harus diawali dengan perencanaan yang matang, karena kunci sukses sebuah pembangunan adalah  melalui perencanaan yang matang. Pagu Prioritas telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota disetiap kecamatan sebesar 1 M, yang harus digunakan untuk infrastruktur : jalan, Sanitasi dan Drainase, “tuturnya.

Beliau menyampaikan bahwa Kota Depok ada di level 73, di tahun 2012 dalam penilaian adipura, oleh karena itu titik-titik lokasi yang menjadi penilaian namun, masih memiliki nilai kecil hendaknya ditingkatkan. Mindset untuk selalu menjaga kebersihan hendaknya ditanamkan kepada masyarakat, oleh karena itu  Pemerintah Kota bersama OPD terkait akan melakukan sosialisasi program kebersihan.
Diakhir sambutan, Idris Abdul Somad mengucapkan selamat melaksanakan musrenbang, semoga mampu menghasilkan prioritas yang bermanfaat bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, “tutupnya. (WG)

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005




Pencanangan Bakti Sosial Dalam Rangka Hari Gizi Nasional Tahun 2013


Press Releas
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 25 Januari 2013


Dalam rangka memperingati hari gizi nasional tahun 2013, Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan Kota Depok melakukan Pencanangan bakti sosial
yang terdiri dari : penyuluhan di 24 sekolah, dan Pengukuran antropometri 1350 siswa sd/ mi se-Kota Depok.
Dengan mengusung tema "Mewujudkan Gizi Seimbang untuk mengatasi masalah gizi ganda dalam rangka hari gizi nasional tahun 2013".

Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma'il hadir untuk membuka Pencanangan bakti sosial hari gizi nasional ini yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiah Taufiqurahman, Beji. Turut hadir pula kepala dinas kesehatan kota Depok drg. Hardiono, Kepala BPMK Novarita, ketua DPP Ahli Gizi Indonesia Minarto,Mps,  Perwakilan Anggota DPRD Depok, Perwakilan OPD, Camat, Lurah Beji Lukman Hakim, dan hadirin lainnya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Ahli Gizi Indonesia, Minarto, Mps, dalam sambutannya mengatakan "dalam rangka memperingati hari gizi nasional kita laksanakan tekad untuk meningkatkan keadaan gizi anak-anak Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa permasalahan gizi di Indonesia saat ini, bukan hanya masalah kekurangan gizi atau gizi buruk, tetapi saat ini masalah gizi ganda juga telah dialami anak-anak Indonesia.
Gizi ganda ( kelebihan gizi) dikarenakan oleh pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya olahraga, sehingga para penyandang gizi ganda, sering mengalami obesitas. Gizi yang seimbang adalah tidak kelebihan gizi, tidak kurang, atau tidak gizi buruk, tetapi seimbang, dengan pola makan beragam dan sehat.
Pendidikan, dan penanaman pola fikir menerapkan gizi seimbang perlu ditanamkan sejak dini kepada adik-adik di sekolah. Terkait program One Day No Rice yang sedang digalakan Kota Depok, keberagaman pangan (diversifikasi) sangat baik dan sangat berhubungan dalam upaya menciptakan gizi seimbang, menerapkan pola makan beragam namun tetap bergizi. Kemenkes dan Persagi sangat mendukung program ini, dan semoga semakin sukses mengajak masyarakat menjalani pola makan sehat dan terciptanya ketahanan pangan nasional, " tuturnya.

Sementara itu, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il dalam sambutannya, mengatakan " Kota Depok senantiasa mengapresiasi upaya-upaya penanganan gizi, baik gizi buruk maupun gizi ganda. Pendataan serta penguujian terus dilakukan setiap tahun nya. Diketahui 94 % dari total bayi telah dilakukan penimbangan, dan masih terdapat 52 orang  bayi yang masuk ke dalam gizi buruk dan 0,01 persen termasuk ke dalam gizi kurang. Selain itu diketahui dari data nasional tentang gizi normal sebesar 65 % se- Indonesia, kelebihan gizi 19 %, dan diabetes 16% secara nasional dan di Kota Depok 90 %, namun hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja,  baik data balita, maupun dewasa. Harus terus diperhatikan dan dilakukan upaya-upaya penuntasan, "tuturnya.
Sambung Beliau "menanggapi peraturan perundang-undangan, perpres, pementan, pemkot Depok menanggapi dengan serius agar kualitas kehidupan dan kualitas gizi semakin meningkat. Oleh karena itu program odnr (one day no rice)  terus dicanangkan, disosialisasikan, laksanakan, oleh Pemerintah Kota setiap hari selalsa. Sebaiknya sisa lahan yang dimiliki Kota Depok, atau daerah lain, terutama di Desa dapat dimanfaatkan untuk menanam, memproduksi tanaman palawija, sehingga masyarakat Indonesia tidak terus tergantung dengan produk import dan petani produksi pangan lokal semakin sejahtera," jelasnya.
Walikota berharap Direktorat gizi dari Kemenkes, Persagi mau berkerjasama dan mendukung upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dengan mensukseskan pola makan beragam, namun bergizi melalui program one day no rice. " Nasi tidak selalu dari padi " ! " Serunya .

Tak lupa Nur Mahmudi Isma'il pada kesempatan ini memberikan buku odnr dan beras analog kepada Ketua Dewan Pengurus Pusat Ahli Gizi Indonesia, Minarto, Mps.
 
Dilanjutkan dengan pemberian plakat dari Ketua Dewan Pengurus Pusat Ahli Gizi Indonesia, Minarto, Mps. Kepada Kadinkes, Dinas Pendidikan, dan Kepala sekolah MI Taufiqurrahman Sayuti Hs, Spdi, Penyerahan plakat dari Walikota ke ketua DPP Ahli Gizi Indonesia.
Sebelum meninggalkan acara, Nur Mahmudi Isma'il secara simbolis melakukan pengukuran tinggi dan berat badan kepada murid sekolah tersebut, untuk mengetahui berat ideal, sebagai salah satu indikator ukur gizi.
  
(Wg)




Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005