Minggu, 24 Februari 2013

Pembentukan Polisi Siswa Dalam Rangka Mewujudkan Depok Tertib dan Unggul


Press Releas
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 22 Februari 2013



Polres Kota Depok membentuk program Polisi Siswa bagi siswa SMA di Kota Depok. Polisi Siswa merupakan program pelatihan yang dilakukan langsung oleh aparat penegak hukum kepada siswa SMA, bertujuan agar anak didik tersebut memperoleh bekal keahlian dan pengetahuan demi mewujudkan ketertiban dan keamanan dilingkungan masing-masing. Jum'at, (22/2) Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il hadir dalam penandatanganan MoU ini, antara Polres Kota Depok dengan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan Kota Depok. Turut hadir dalam acara ini Kapolres Kota Depok Kombes Pol Achmad Kartiko, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Sutadi Dipowongso, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Hery Pansila, Perwakilan Siswa SMA se-Kota Depok, Para Tenaga Pendidik, dll.

Kapolres Kota Depok Kombes Pol Achmad Kartiko mengatakan "Polisi Pendidikan merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap dunia pendidikan.
Diharapkan dengan dibentuknya Polisi Siswa dapat dijadikan sebagai Forum Komunikasi Antar Pelajar dan menjadikan Pelajar Kota Depok lebih berkarakter berprestasi serta sadar hukum.

Kapolres mengatakan" Dalam pelatihan ini, nantinya anak-anak didik akan dibekali kemampuan dan pengetahuan oleh aparatur penegak hukum. Diharapkan, Jika para siswa sudah mempunyai pengetahuan dan sadar hukum, mereka akan menghindari terjadinya tawuran dan sigap melaporkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya tindak kejahatan atau potensi terorisme. Sebagai anak remaja, polisi siswa akan menularkan hal-hal baik, dan melarang temannya melakukan tindakan yang melanggar hukum, "pungkas Beliau.

"Meskipun mengikuti pelatihan polisi siswa, para siswa hendaknya tetap memusatkan perhatian kepada pelajaran, dan terus meningkatkan prestasi demi membanggakan orangtua dan sekolah. Tetaplah menjadi pelajar yang berkarakter berprestasi dan sadar hukum, "tutupnya.

Sementara itu, pada kesempatan ini Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, mengucapkan selamat kepada adik-adik yang terpilih sebagai polisi siswa. " Pelatihan ini merupakan peluang yang baik dalam rangka pembentukan karakter siswa sma, karena masa sma adalah masa pencarian jati diri, dan pembentukan karakter.

Beliau berharap setelah mendapatkan pelatihan, para siswa mempunyai kapasitas dan kepedulian terhadap lingkungannya, terutama dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Setelah mengikuti pelatihan para siswa diharapkan mampu melakukan management waktu dalam kehidupan sehari-hari, terutama membagi waktu untuk belajar dan bermain. Kegiatan pelatihan ini berbeda dengan pramuka, mungkin polisi siswa sejenis dengan kegiatan dokter kecil, dan polisi kecil, tetapi keistimewaannya adalah, para peserta pelatihan polisi siswa dilatih langsung oleh para aparatur keamanan dari Polres Kota Depok, " pungkasnya. Walikota berpesan agar para siswa harus tetap mengutamakan belajar, dan meningkatkan prestasi.

Sambung Nur Mahmudi, " selaras dengan 4 program unggulan Kota Depok: Tertib dan Unggul, Bersih dan Hijau, Kota layak anak, dan Depok cyber city. Terkait dengan point ke 4, Depok
Cyber city sangat sesuai dengan kehidupan generasi muda saat ini, yaitu serba IT. Kota Depok telah memiliki fasilitas untuk pembayaran PBB secara online, agar menghemat ongkos. Cyber City di Kota Depok juga bertujuan memudahkan koordinasi dan pertukaran informasi antar dinas di Kota Depok, "jelasnya.

Beliau juga berpesan agar anak-anak mampu bersaing dan mensuplai informasi yang membangun dan mendidik, sehingga membuat ketertarikan antar siswa dalam belajar bersama. ."Anak-anak remaja harus lah pintar-pintar memfiltrasi atau memilih informasi, hendaknya teknologi yang sudah menglobal dijadikan media belajar dan kegiatan positif lainnya", seru Beliau.

Kota Depok dipersiapkan untuk sistem dan mekanismenya yang baik untuk tumbuh kembang anak, agar anak-anak Kota Depok mampu berkontribusi untuk membangun bangsa. Salah satu bentuknya, muatan pelajaran lingkungan hidup, telah diberlakukan di sekolah. Polisi siswa juga tepat dalam mendukung Depok kota tertib dan unggul, anak-anak/ siswa dapat melaporkan hal-hal yang menyimpang hukum, atau potensi terorisme, dan kdrt dilingkungan masing-masing.
Acara diakhiri dengan penyematan tanda pelatihan kepada peserta oleh Kapolres Kota Depok. (Wg)


Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005



TPS Dengan Partisipasi Kehadiran Pemilih Tertinggi Akan Peroleh Hadiah dari Walikota


Press Releas
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Minggu, 24 Februari 2013



Hari ini, Minggu (24/2) seluruh wilayah Jawa Barat melakukan pemilihan umum untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur nya. Depok merupakan bagian dari wilayah Jawa Barat dengan populasi penduduk yang cukup tinggi.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il dalam rangka melakukan persiapan jelang pemilu, terus melakukan peninjauan dan pemantauan dibeberapa wilayah di Kota Depok, seperti: wilayah Bhakti Jaya, Cipayung, Bojongsari dst. Berdasarkan hasil pantauan Beliau, persiapan yang dilakukan warga Depok terutama panitia penyelenggara sudah cukup matang, hal ini terlihat dari pendistribusian kelengkapan, pemasangan tenda, bahkan sampai penentuan lokasi tps yang stategis.

Sejak pagi hari Walikota meninjau berlangsungnya pemilu Gubernur Jawa Barat di beberapa TPS di Kota Depok, diantaranya TPS: 113, 114, 32, 11, 33, 25, dan 02. Menurut pantauan Beliau antusiasme warga pada pemilu kali ini cukup tinggi. Keamanan dibeberapa wilayah terlihat cukup terkendali,  terlebih 500 personel kepolisian dikerahkan untuk melakukan bko pada pemilu pilgub, tuturnya.

Sambung Beliau, " tingkat partisipasi sepertinya terlihat cukup tinggi, karena kehadiran pemilih yang hadir sejak pukul 08.30 WIB pagi sudah banyak, ". "Tentunya Saya berharap tingkat pertisipasi lebih tinggi dibandingkan pada waktu pemilukada Kota Depok,(yang pada saat itu tingkat partisipasi masyarakat sebesar 57 %)." Sedangkan hal mengenai masalah DPT ganda, sudah diselesaikan, bahkan KPU dan Panwaslu terus berupaya mengokohkan kinerja demi lancarnya Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Jawa Barat.
Semangat dan antusias penyelenggara di tps 113, dan 114 kelurahan Tugu terlihat dari seragam panitia, yang bernuansa Bali. Sedangkan dari TPS 32 dari 300san daftar pemilih, sudah 52 orang yang datang padahal masih pukul 08.30 WIB, "pungkasnya.

Jelang pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Walikota terus melakukan Forum, bahkan Kepala OPD, Camat terus dihimbau dan harus berusaha agar partisipasi masyarakat di wilayahnya tinggi. Walikota menegaskan Pemerintah Kota akan memberikan hadiah berupa televisi kepada TPS dengan jumlah Pemilih tertinggi, pertama, kedua dan ketiga. Nur Mahmudi Isma'il tak segan akan memberikan hadiah tambahan atas nama pribadi kepada TPS dengan kehadiran pemilih tertinggi lebih dari 60 % di Kota Depok. Beberapa TPS juga menyediakan dorprise kepada warga,  hal ini dilakukan untuk memotivasi warga untuk hadir dan berpartisipasi memberikan suara pada pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Walikota mengatakan, " secara makro, siapapun yang menjadi Gubernur Jawa Barat, Saya berharap nantinya orang tersebut harus mampu berpihak kepada kepentingan masyarakat dan berdedikasi serta mengabdi kepada bangsa demi kemajuan Jawa Barat, "tuturnya. (Wg)


Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005






















Minggu(24/02), Walikota Depok Beserta Keluarga mendatangi TPS 147 Perum Griya Tugu Asri Guna Memberikan Hak Pilih Dalam Pemilukada Cagub dan Cawagub Jawa Barat Th 2013 Kel Tugu..Wakil Walikota Depok beserta keluarga berikan hak pilih dalam Pemilukada Gubernur Jabar Th 2013 di Komp. Pondok Duta 1, Kel. Baktijaya, Sukmajaya.