Rabu, 03 Juli 2013

Peserta Pengajian Bulanan TP PKK Dapat Info Penerimaan CPNS Dari Walikota

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 3 Juli 2013

Walikota Depok, H Nur Mahmudi Isma’il hadir dalam pengajian bulanan TP PKK Kota Depok di masjid Agung Balaikota, Rabu (3/7) pagi. Pengajian yang dihadiri oleh sekitar 160 orang ibu-ibu PKK se-kota Depok ini, mengusung tema “Ramadhan Mengantarkan Manusia Dicintai Sesama dan Mulia Dihadapan Allah SWT”. Ketua Pokja 1 PKK Kota Depok mengatakan bahwa pengajian ini adalah pengajian kelima yang telah dilaksanakan. Diharapkan dengan pengajian ini dapat menambah keimanan dan ketakwaan, serta memantabkan pengetahuan dibidang agama. "Pengajian ini akan diisi oleh Ketua TP PKK Kota Depok Hj Nur Azizh Tamhid dengan materi ramadhan mengantarkan manusia dicintai sesama dan mulia dihadapan Allah SWT" ujar Ketua Pokja 1.

Walikota mengatakan, selain untuk menambah ilmu keagamaan, pengajian rutin bulanan ini juga bisa dijadikan sebagai media silaturahmi ibu-ibu sehingga bersama-sama dapat bersinergi dalam menjaga dan menjalankan amanah untuk menjalankan tugas dan fungsi PKK. Selain itu, beliau juga menyampaikkan pengajian bulanan ini merupakan sarana untuk memperbanyak aktifitas dalam hal keagamaan, yaitu sedekah, iktikaf, dan amal saleh.

Orang nomor satu di Depok ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ibu-ibu yang telah aktif dengan berpartisipasi dalam perjuangan aksi bersih, hijau, dan tertib. Hasil dari program tersebut, kota Depok mendapatkan piagam Adipura dari kementrian. Hal itu tidak terlepas dari kerja sama semua pihak dan ibu-ibu PKK.

Walikota juga menghimbau untuk RT/RW yang belum melakukan program bersih, hijau, dan tertib untuk segera merealisasikannya. Tujuan dari hal itu tidak terlepas untuk mempertahankan dan meningkatkan kota Depok ramah lingkungan. Pemimpin kota belimbing ini juga berterima kasih kepada ibu-ibu yang telah menjadi orang tua murid karena dalam soal pendidikan, Depok sudah 99,9% meluluskan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP sampai SMA. Beliau juga memberitahukan penerimaan CPNS akan dibuka pada tanggal 15 Juli 2013, dengan batasan usia 16-21 tahun, tidak boleh kegemukan dan tinggi badan untuk wanita 155 cm, dan untuk pria 160 cm. “Bila ada anak/saudara/tetangga yang baru lulus SMA/SMK silahkan daftar” himbau Walikota yang tak lupa meminta maaf atas kekurangan Pemkota Depok dalam pelayanan dan kemitraan yang selama ini telah terjalin. Selamat menunaikan ibadah puasa, tutur Walikota akhiri sambutan. (Agung-Tomo-Irul-Oki/Olas)


Kepala Bagian Humas Protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.So, M.Si

Syukuran Hut Bhayangkara Ke-67 Polres Kota Depok





Selasa, 02 Juli 2013

Kesan Pesan Supir Angkot Kepada Walikota


Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 2 Juli 2013

Gerakan One Day No Car (ODNC) yang diimplementasikan setiap hari Selasa di Kota Depok mendapat respon dari beberapa supir angkot. Hal tersebut terjadi karena, Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma’il beserta jajarannya menggunakan jasa angkot menuju DPRD Kota Depok untuk menghadiri Rapat Paripurna, Selasa (2/7). Dari beberapa supir yang ditemui oleh Tim Liputan Humas Setda Kota Depok, para supir menyambut baik adanya gerakan ODNC di Kota Depok, karena dapat meningkatkan pendapatan mereka.  

Dianto Kurniawan yang biasa membawa angkot 08 setiap harinya, senang dangan adanya ODNC. “Kalo bisa ODNC-nya jangan sehari aja, biar rombongan Walikota sering naik angkot, terus pendapat saya makin banyak deh” usul Dianto yang terkesan karena Walikota juga mau memperhatikan tempat sampah dan memberikan tong sampah di dalam angkutan umum. Dianto juga berpesan kepada Bapak Walikota agar menarik semua angkutan umum yang sudah lama dan menggantikannya dengan yang baru. Angkutan umum juga memerlukan peremajaan, seperti angkutan umum yang menggunakan mobil bermerek carry dan diganti menjadi mobil bermerek APV, pungkas Dianto. Senada, Novan Arizal, yang juga supir angkutan umum 08 merasa senang karena bisa mengantar Walikota Depok dengan menggunakan angkot.

Saya merasa heran kenapa rombongan Walikota bukannya naik kendaraan pribadi, justru malah naik angkutan umum ya? Tapi ‘ga apa-apa, saya suka, kalo bias lebih sering lagi” ujar Pak Defianto, yang juga supir angkot 08. Pak Defianto juga berpesan kepada Bapak Walikota agar lebih ditingkatkan kembali kinerjanya untuk Depok lebih maju. (Chairul-Oki)