Jumat, 03 Januari 2014

Pendapat Ibu - Ibu tentang Pembangunan di Kota Depok


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 3 Januari 2014



Ibu- Ibu ini berkesempatan mengemukakan pendapatnya saat telah mengikuti acara di aula lantai 1 Balaikota. Rata-rata dari mereka merasakan pembangunan di Kota Depok dalam berbagai bidang sudah cukup baik, dan maju, meskipun memang ada beberapa hal yang masih belum sempurna. Saran dan kritik juga mereka utarakan kepada Pemerintah Kota untuk masukan dan perbaikan dikemudian hari, berikut adalah pendapat para ibu:

Ibu Siti Aminah, dari Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya"Pembangunan di Depok sudah semakin baik, dari segi jalan, dan segi kesehatan. Saya tinggal di Depok sejak tahun 80 - an. Dari segi kesehatan dan rumah sakit, Depok semakin baik, begitu juga sisi sosial kemasyarakatannya. Saat ini ambulan siaga telah ada, dan ada saat diperlukan, atau dipanggil, dan tidak membeda-bedakan kelas sosial. Dari segi pendidikan juga semakin baik.Saran untuk Pemerintah:Dari bidang kesehatan harus semakin ditingkatkan, begitu juga untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Penyadaran kepada masyarakat harus terud dilakukan, bahwa hidup sehat itu sangat penting. Walikota harus terus mengajak masyarakt untuk melaksanakan PHBS.Perbaikan RTH  juga harus ditingkatkan karena masih terdapat beberapa masyarakat yang rumahnya sangat tidak layak untuk dihuni. Bantuan dari Pemerintah maupun dari CSR swasta sangat dinanti-nanti", tuturnya.

Ibu HJ. Sri Murtiningsih dari RW. 17 Mekar sari," Saya bangga menjadi warga Depok, terlebih lagi kepala daerah yang tergolong Walikota inovatif dan kreatif,Ibu Sri mendukung odnr, odnc, odnr cukup dikenal masyarakat, saya juga mengajak keluarga untuk melaksanakan odnr.Dari sisi pembangunan, jalanan di Depok saat ini telah sampai ke pedalaman jalan- jalan sudah diperbaiki, sudah di aspal.Santunan kematian sangat di rasakan ketika ada sanak keluarga yang meninggal. Depok saat ini telah menjadi tujuan  wisata kuliner, dan mall memudahkan warga mencari hiburan dan kebutuhan sehari-hari atau sekedar untuk jalan-jalan.Dari segi pendidikan keberadaan kampus-kampus besar dan bermutu seperti UI dan Gundar, memudahkan anak-anak di Depok untuk memilih perguruan tinggi yang berkualitas dan berjarak dekat.Kemajuan pembangunan non fisik, dari Pemerintahan sangat baik, terlihat dari Pemkot sering mendapat penghargaan, tingkat provinsi, dan nasional.Saran untuk Pemerintah sebagiknya dicarikan solusi untuk: kemacetan di yang sering terjadi jalan utama, seperti jalan menuju akses ui dll" tuturnya.

Ibu Jumiati, dari RW. 19 Kecamatan Pancoran Mas.Ibu berumur 53 tahun ini, masuk ke Kota Depok sejak tahun 83."Sangat pesat pembangunan, perubahan dan serta kemajuan disegala bidang. Dari segi kesehatan, misalnya : jamkesda telebih lagi Posyandu dan Posbindu nya berjalan, dan perhatian Pemerintah terhadap Posyandu dan Posyandu sudah cukup baik.Beberapa hal yang cukup dirasakan masyarakat juga, diantaranya seperti: Santunan kematian, dana bos, dan lain-lain."Pembangunan fly over,  pelebaran jalan Margonda juga sangat dirasakan bermanfaat, pengecoran jalan yang sampai ke lingkungan masyarakat di pedalaman Depok benar-benar dilakukan dengan baik, jalan tidak becek lagi".Secara keseluruhan sudah baik pembangunan di Depok, saran dari ibu Jumiati, penataan lingkungan Di depok harus dilakukan agar lebih rapi. Pasar yang lebih bersih, bantuan untuk Posbindu, Posyandu, ditingkatkan.

Ibu Nini, dari Kelurahan Jati Jajar, Ketua Posbindu Kasih Ibu 7 RW. 07 Tapos."Jalanan di wilayah Saya lebih lancar dan lebih nyaman, pendidikan lebih baik. Anak putus sekolah ada yang sudah dapat melanjutkan sekolahnya lagi.Saran:"Meskipun saat ini, sudah mudah jika mengirim maysrakat kurang mampu ke RSUD . Lebih ditingkatkan lagi pelayanan  kesehatan masyarakat.Pembangunan rumah tidak layak huni harus semakin ditingkatkan, serta di Tapos masih ada masyarakat / warga yang masih belum memiliki septictank, kami sangat menunggu bantuan dari Pemerintah ataupun CSR perusahaan swasta, "tuturnya.  (Endang)

Kamis, 02 Januari 2014

Awali 2014 dengan Peningkatan Pribadi dan Kinerja yang Lebih Baik



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 02 Januari 2014


Mengawali hari ditahun baru 2014 ini, Wakil Walikota Depok H. M Idris Abdul Shomad memimpin apel pagi, yang memang telah menjadi rutinitas seluruh aparatur Pemkot Depok sebelum melakukan aktivitasnya. Kamis (2/1) pagi, Wakil Kota Belimbing juga menjadi saksi pemberian secara simbolis Program CSR Bank BTN Cabang Depok yang diserahkan oleh Branch Manager Bank BTN Cabang Depok Ibu Setyowati Budi Nastiti. CSR Bank BTN Cabang Depok memberikan sejumlah dana program CSR sebesar 65 juta rupiah.
 Dana tersebut diberikan kepada:

  1. KTNA Bina Tunggal Inti Rakyat                           : 10 juta rupiah
  2. Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Darul Ilmi  : 8 juta rupiah
  3. Masjid Al Barkah                                                   : 5 juta rupiah
  4. Majelis Tak’lim Hj. Anisah                                    : 8 juta rupiah
  5. Pondok Pesantren Madinatul Qur’an                     : 15 juta rupiah
  6. Perpustakaan SD Anyelir 1                                    : 8 juta rupiah
  7. Majelis Tak’lim Al Barokah Wal Choir                 : 5 juta rupiah
  8. Posyandu Cempaka                                                : 8 juta rupiah

Awali sambutan, Wakil Walikota menghaturkan terima kasih kepada CSR Bank BTN Cabang Depok yang telah menunjukan kepedulian sosialnya diawal tahun ini. “Pemberian dana ini dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat. Terima kasih atas kontribusinya kepada masyarakat, dalam rangka untuk mewujudakan SDM yang unggul, cerdas, dan kreatif, sesuia dengan misi kota Depok” tutur Idris Abdul Shomad yang juga menghaturkan terima kasih kepada Ibu Setyowati dan jajarannya, yang berkenan hadir dalam apel pagi ini.

Dalam kesempatan itu, Wakil kota Belimbing juga menghimbau kepada seluruh aparatur untuk melakukan program-program yang telah disusun sesegera mungkin. Jadikan kegiatan-kegiatan menjelang awal tahun kemarin sebagai suatu pemicu dan motivasi untuk benar-benar melaksanakan perubahan sikap dan prilaku kita sebagai pribadi diri kita dan sebagai aparatur Pemkot Depok. Karena dengan begitu, Saya yakin, apa yang telah dilaksanakan pada tahun lalu tidak akan percuma. Puluhan materi yang telah dikeluarkan untuk mengungkapkan rasa kegembiraan pada malam pergantian tahun kemarin, harus diiringi dengan perubahan yang lebih baik, tuturnya.

“Awali tahun ini dengan menyegerakan program/kegiatan yang telah disusun dan jangan mengulangi kesalahan tahun-tahun sebelumnya. Mari kita tingkatkan kepribadian dan kinerja kita menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya” ajak Wakil Walikota. (olas)

Kepala Bagian Humas dan Protokol
Setda Kota Depok

Drg. Nessi Annisa Handari
Penata Tk. I

Selasa, 31 Desember 2013

Manfaat Posbindu Bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani Lansia Kota Depok




Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 31 Desember 2013                       


Posbindu merupakan pos pembinaan terpadu yang diadakan untuk melengkapi posyandu, dan melengkapi  ketahanan keluarga. Posbindu di Kota Depok menyediakan layanan untuk lansia, diantaranya adalah pemeriksaan tekanan darah, tes gula darah menggunakan alat. Posbindu juga bertuuan agar para lansia di Depok dapat tetap sehat, mandiri, dan tetap produktif di usia senjanya. Mengingat peran Posbindu yang cukup penting, membuat kadernya harus dibekali kemampuan dan pengetahuan. Oleh karena itu, Selasa (31/12) para kader Posbindu berkesempatan untuk mengikuti pelatihan yang diadakan di Aula lantai 1 Balaikota.

Kepala BPMK Kota Depok Ir. Widyati Ryandani mengatakan “acara ini untuk memberikan pembinaan, pelatihan dan sekaligus pemberian bantuan Posbindu dari Pemerintah Kota Depok. Posbindu turut membantu mewujudkan IPM Kota Depok, khususnya angka harapan hidup, seperti diketahui angka harapan hidup di Kota Depok sebesar 73,23. Posbindu lebih banyak dilakukan diwilayah yang banyak terdapat lansia.
Sambungnya, “hari ini pembinaan dan pemberian pembantuan untuk Kecamatan Panmas, Sukmajaya, Cimanggis dan Tapos, sedangkan 7 Kecamatan lainnya, sudah lebih dahulu dilakukan pembinaan dan pemberian bantuan. Terdapat 4537 kader posbindu, namun hanya 1605 yang cukup terlatih. Saya berharap uang pembinaan dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualtas para kader, sehingga nantinya akan membuat pelayanan Posbindu terus meningkat. Pada acara ini, juga aka nada pemberian bantuan sarana dan prasarana , timbangan, dan alat ukur gula darah, serta alat tensi.  Semoga bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan kelembagaan dan meningkatkan strata posyandu dan posbindu di Kota Depok.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc, beserta Ibu Walikota selaku Ketua TP PKK Kota Depok Hj. Nur Azizah Tamhid, MA secara simbolis memberikan bantuan untuk Posbindu dari Pemerintah Kota Depok kepada Posbindu untuk ke 4 Kecamatan seperti yang telah disebutkan diatas.

Sementara itu, dalam arahannya H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para kader posbindu, yang hingga penghujung tahun, masih meluangkan waktunya untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan ini. “Menyikapi pergantian tahun ketahun 2014, semoga Kita menjadi hamba Allah SWT yang pandai memanfaatkan waktu untuk hal-hal positif dan terus melakukan amal soleh. Menjadi pribadi yang semakin baik di tahun baru.
Posbindu merupakan pelengkap Posyandu, Posyandu di Kota Depok kedepannya, akan semakin banyak yang menjadi Posyandu terintegrasi. Semoga keberadaan Posbindu dapat membantu Lansia di Kota Depok melalui simple action nya, seperti pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, dan penimbangan badan, “ tuturnya.
Diakhir sambutan, Nur Mahmudi mengajak para kader posbindu agar ikut menanam pohon, meskipun telah melewati bulan menanam, teruslah menanam,demi menghijaukan Kota dan mewujudkan Kota Depok yang peduli lingkungan.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il , MSc menggunakannya untuk berinteraksi dengan para kader Posbindu.
Beberapa Kader Posbindu mengemukakan cerita, tentang betapa keberadaan Posbindu di Kota Depok sangat dirasakan manfaatnya bagi para Lansia.
Salah satunya Ibu Aminah, menceritakan bahwa Para Lansia sangat merasa terbantu dengan adanya Posbindu, karena mereka dapat memeriksakan gula darah, dan tekanan darah. Tak hanya hal tersebut, bahkan kader Posbindu menjadi penghibur hati Para Lansia. Karena dengan keberadaan para kader yang juga ramah, dan melalui interaksi komunikasi antara kader dan lansia, dapat menjalin tali silaturahmi, dan membuat para Lansia merasa terhibur dan merasa diperhatikan, dengan kasih sayang.
 Kader Posbindu, dari Tapos menceritakan bahwa masyarakatnya cukup solid, dan sangat mau bekerjasama, apabila ada salah satu Lansia yang sakit, Posbindu membantu mengumpulkan dana sukarela dari masyarakat untuk membantu dan menjenguk lansia yang sakit tersebut. (Endang)