Selasa, 10 September 2013
Kamis, 05 September 2013
Menjadi Narasumber Stadium General bagi Praja S1 Kampus IPDN Cilandak Jln Ampera
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 5 September 13
Walikota Jadi Nara Sumber di Seminar Program S1 IPDN "Menyongsong ASEAN Community 2015"
Kamis (5/9) Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, diundang untuk mengisi dan berbicara di dalam Seminar Penguatan Peran Birokrasi Dalam Rangka Menyongsong ASEAN Community 2015. Seminar tersebut diadakan di stadium generai program studi strata satu IPDN. Sebanyak 215 mahasiswa mengikuti dengan serius seminar ini. Seakan tak mau ketinggalan ilmu yang dibagikan oleh nara sumber mereka menyimaknya dengan sungguh-sungguh. Para peserta terdiri dari mahasiswa semester 5 dan 7.
Pada kesempatan ini Nur Mahmudi Ism'il mengatakan " Bagian- bagian yang menjadi concern dalam asean Community diantaranya yaitu: peningkatan SDM, ketahanan pangan, dan perlindungan sosial".
"Indonesia saat ini menjadi pasar dunia , termasuk pasar negara asean. Nur Mahmudi menghimbau para mahasiswa untuk memperkuat analisis level perekonomian, analisis juga SDM Indonesia yang memiliki potensi real dalam memenuhi kebutuhan pangan."
Sebab, bila ASEAN Community 2015 berlangsung tanpa persiapan eksplore SDM dan SDAN, tanpa peningkatan kompetensi, maka Indonesia hanya akan jadi penonton dan korban dari aneka perdagangan. Sebab saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang paling konsumtif. Oleh karena itu kita bersama harus berfikir dan masing-masing meningkatkan kualitas diri dalam upaya membangun bangsa. Membuat Indonesia dengan SDM unggul, dan mempunyai ketahanan pangan nasional.
Terkait dengan ketahanan pangan, Beliau juga kembali mensosialisasikan, bahwa ODNR (One Day No Rice) sehari tanpa nasi merupakan cara bijak untuk hidup sehat dan mencapai ketahanan pangan nasional. Semoga generasi muda mengerti akan peran dan kontribusi yang dapat kita berikan untuk bangsa, jika kita melaksanakan ODNR. (Endang)
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 5 September 13
Walikota Jadi Nara Sumber di Seminar Program S1 IPDN "Menyongsong ASEAN Community 2015"
Kamis (5/9) Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, diundang untuk mengisi dan berbicara di dalam Seminar Penguatan Peran Birokrasi Dalam Rangka Menyongsong ASEAN Community 2015. Seminar tersebut diadakan di stadium generai program studi strata satu IPDN. Sebanyak 215 mahasiswa mengikuti dengan serius seminar ini. Seakan tak mau ketinggalan ilmu yang dibagikan oleh nara sumber mereka menyimaknya dengan sungguh-sungguh. Para peserta terdiri dari mahasiswa semester 5 dan 7.
Pada kesempatan ini Nur Mahmudi Ism'il mengatakan " Bagian- bagian yang menjadi concern dalam asean Community diantaranya yaitu: peningkatan SDM, ketahanan pangan, dan perlindungan sosial".
"Indonesia saat ini menjadi pasar dunia , termasuk pasar negara asean. Nur Mahmudi menghimbau para mahasiswa untuk memperkuat analisis level perekonomian, analisis juga SDM Indonesia yang memiliki potensi real dalam memenuhi kebutuhan pangan."
Sebab, bila ASEAN Community 2015 berlangsung tanpa persiapan eksplore SDM dan SDAN, tanpa peningkatan kompetensi, maka Indonesia hanya akan jadi penonton dan korban dari aneka perdagangan. Sebab saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang paling konsumtif. Oleh karena itu kita bersama harus berfikir dan masing-masing meningkatkan kualitas diri dalam upaya membangun bangsa. Membuat Indonesia dengan SDM unggul, dan mempunyai ketahanan pangan nasional.
Terkait dengan ketahanan pangan, Beliau juga kembali mensosialisasikan, bahwa ODNR (One Day No Rice) sehari tanpa nasi merupakan cara bijak untuk hidup sehat dan mencapai ketahanan pangan nasional. Semoga generasi muda mengerti akan peran dan kontribusi yang dapat kita berikan untuk bangsa, jika kita melaksanakan ODNR. (Endang)
Puncak Acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke- 41 Tingkat Kota Depok Tahun 2013
Siaran Pers
Humas dan Protokol
Setda Kota Depok
Kamis, 5 September
2013
Lantunan ayat suci Al-Qur`an
menambah hikmat acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-41 Tingkat
Kota Depok Tahun 2013, di aula lantai 1 Balaikota Depok. Walikota Depok H. Nur
Mahmudi Isma`il, MSc, Ketua TP PKK Kota Depok Dra. Nur Azizah Tamhid, MA, Kepala
BPMK Widyati Ryandani, Para Camat, Lurah, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK
Kelurahan, dan kader PKK dari seluruh Kecamatan se-Kota Depok berkumpul di Aula
Balaikota untuk menghadiri acara ini. Acara ini mengusung tema Dengan Semangat
Hari Kesatuan Gerak PKK ke-41 Mari Kita Wujudkan Keluarga Yang Mandiri dan
Sejahtera.
Pada Peringatan HKG PKK Ke-41 ini dibacakan
sejarah singkat PKK oleh HJ. Fatimah.
PKK berdiri sejak diadakannya
forum ekonomi di Bogor, dan menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan. Menteri
dalam negeri, bersama dinas pendidikan kemudian memasukan 10 segi kehidupan
tersebut ke dalam kurikulum. Hal ini dikarenakan Istri dari Gubernur Jawa
Tengah melihat kehidupan masyarakat di daerah dieng sangat memprihatinkan pada
saat itu. Kemudian PKK dibentuk didaera ini. Hal tersebut mendapatkan perhatian
dari Presiden Indonesia, dan pada akhirnya. Presiden Indonesia menginstruksikan
agar PKK dibentuk dan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Pada saat itu,
PKK merupakan (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga). Menteri dalam negeri
melaporkan hasil lokakarya kepada Presiden, 10 segi kehidupan, menjadi 10 pokok
PKK. Saat ini menjadi 10 program pokok PKK.
Penghargaan diberikan dari
Pemerintah Kota Depok kepada seluruh kader, dan Ketua TP PKK yang berhasil
meraih prestasi. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Walikota
Depok H. Nur Mahmudi Ismail, MSC, Ketua TP PKK Kota Depok H. Nur Azizah Tamhid,
didampingi Kepala BPMK Kota Depok Widyati Ryandani.
Ketua TP PKK Kota Depok Dra. Nur
Azizah Tamhid, membacakan sambutan Ketua Umum PKK Pusat, Ibu Vita Gamawan
Fauzi, SH.
Dalam sambutannya Ketua Umum PKK
Pusat menyampaikan bahwa “ HKG
sebelumnya ditetapkan tanggal 27 Desember, dan menjadi 4 Maret. Hal tersebut
didasarkan pada penyelenggaraan rakernas 1 PKK. Dimana pada saat itu PKK telah
merata dan telah dilaksanakan di seleuruh Indonesia. “ Hari Kesatuan Gerak PKK
ini diperingati sebagai ungkapan rasa syukur atas pelaksanaan dan kiprah PKK.
Beberapa penghargaan juga diberikan untuk memotivasi seluruh anggota PKK agar
lebih giat memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat.
Acara Peringatan HKG kali ini mengusung
tema Dengan Semangat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-41 Mari Kita Wujudkan Keluarga
Yang Mandiri dan Sejahtera.
“ Marilah sama-sama mengevaluasi
kinerja PKK agar lebih berhasil ditengah masyarakat. Beliau berpesan agar
penjabaran program PKK haruslah selaras dengan RPJMN dan RPJMD. Para Gubernur,
Walikota, Bupati, saat ini bertindak selaku Pembina PKK yang akan mendukung,
membina pelaksanaan tugas PKK agar lebih baik, “tutupnya.
Nur Azizah Tamhid, MA selaku
ketua TP PKK Kota Depok manyampaikan terimakasih kepada Walikota. Camat, dan
Lurah yang selama ini telah memberikan dukungan, bimbingan, arahan, dan
fasilitas terhadap keberlangsungan PKK. Beliau juga meminta maaf bahwa Puncak Peringatan
sedikit terlambat, hal ini dikarenakan menunggu buku saku “ Panduan Kader PKK”
selesai. Karena pada acara ini, seluruh peserta diberikan buku ini secara
gratis, diharapkan sebagai buku panduan, agar PKK Kota Depok dapat maju dan
lebih baik lagi, “ tuturnya.
Sementara itu Walikota, Depok
dalam sambutannya mengatakan” Bahwa status Walikota, Camat, dan Lurah saat ini
adalah sebagai Pembina PKK yang akan mendukung, membina pelaksanaan tugas PKK
agar lebih baik. Pembina juga bertanggung jawab terhadap keberhasilan PKK baik
secara teknis, dan pelaksanaan, serta hasil.
Untuk menjadi perhatian, Nur
Mahmudi Isma`il menyampaikan klarifikasi , menginformasikan terkait jumlah
formasi penerimaan CPNS di Kota Depok tahun 2013 ini. Beliau menyampaikan bahwa
tahun 2013 ini Kota Depok mendapatkan formasi penerimaan CPNS ( dari umum ) sebanyak 193.
“Tidak ada yang namanya titip
menitip, seluruh pendaftar wajib mengikuti prosedur sesuai peraturan, dan kita
melaksanakan system Online!.
Formasi juga disediakan bagi
mereka yang berstatus K2, mereka harus mengikuti tes terlebih dahulu. Beliau
menegaskan bahwa penentuan jumlah formasi dilakukan dari pusat, KemPAN dan RB.
Hal tersebut duja diperhitungkan secara matang dan jumlah formasi disesuaikan
dengan APBD daerah.
“Akan ada banyak formasi Dokter,
Tenaga Kesehatan dan Guru didalamnya.”
Terkait hari kesatuan gerak PKK ini,
Walikota sangat mengapresiasi kontribusi para ibu-ibu dalam mensukseskan
pelaksanaan PKK di seluruh wilayah di Kota Depok. PKK merupakan soko guru
kesejahteraan keluarga. PKK juga akan ikut serta dalam musrenbang.
Sementara itu, dalam upaya
mewujudkan keluarga yang sejahtera, samawa, perceraian haruslah dihindari. BPMK
dapat berperan dalam menyiapkan program penyuluhan persipan berumah tangga.
Senada dengan yang dikatakan
Ketua Umum PKK Pusat, bahwa Program PKK harus selaras dengan RPJMN Pusat dan
RPJMD.
Camat, Lurah dan Istrinya selaku
Ketua TP PKK Wilayah, harus mempunyai pegetahuan dan program pemerintah, agar
dapat mensosialisasikannya kembali kepada masyarakat. Walikota mengingatkan kembali
program Deteksi Aktif TB, agar Kota Depok ini bebas dari TB. Agar menjadi Depok
maju, sejahtera dan bebas TB. Program 10 Tertib juga harus dilaksanakan dan
dijalankan dengan baik oleh seluruh element, “tutupnya.
Acara diakhir dengan pemotongan
kue yang berasal dari tepung mocav, serta pemberian bingkisan dari Walikota
kepada Sesepuh PKK Kota Depok. (Endang)
Langganan:
Postingan (Atom)