Rabu, 11 Desember 2013

Ibu-Ibu dan Masyarakat Kota Depok di Himbau Untuk Berbagi Cerita Kemajuan Kota Melalui Twitter



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 11 Desember 2013

Ibu-Ibu dan Masyarakat Kota Depok di Himbau Untuk Berbagi Cerita Kemajuan Kota Melalui Twitter
Rabu (11/12) Pengajian Bulanan TP PKK Kota Depok dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Kamal Balaikota Depok. Perwakilan Pokja, Ketua dan Para Kader PKK se-Kota Depok berkumpul di acara pengajian bulanan TPPKK Kota Depok. Mereka berkumpul untuk memperkuat tali silaturahmi antar anggota PKK, serta untuk menambah pengetahuan dan memperoleh pahala dari Allah SWT.
Lantunan ayat Al-quran dikumandangkan, para hadirin bersolawat bersama agar memperoleh syafaat dari Nabi Muhammad SAW.
Usai pembacaan doa, dan solawat bersama, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, melakukan interaksi dengan para Ibu-Ibu pengajian. Beliau menanyakan perasaan Ibu-Ibu dan pengalaman, serta perbaikan yang terjadi dalam hidup mereka, setelah mengikuti pengajian bulanan PKK.
Berbagai cerita unik, dan baik datang dari para anggota pengajian, rata-rata dari mereka menyatakan ada dampak positif dan perbaikan dalam hidup setelah mengikuti pengajian bulanan PKK Kota Depok. Rata-rata dari mereka menyatakan, bahwa keimanan dan ketaqwaan bertambah, serta silaturahmi dengan para anggota/ ketua pkk semakin erat.
Pada kesempatan ini Nur Mahmudi Isma`il, MSc juga mengatakan bahwa “Pemerintah Kota mempunyai peraturan berupa perda dan perwa yang diciptakan untuk mewujudkan keteraturan dilingkungan Kota Depok, baik secara fisik dan sosial. Pembangunan yang baik di Kota Depok juga diikuti dengan berbagai tantangan yang bertambah berat, oleh karena itu diperlukan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menghadapi berbagai tantangan tersebut,” tuturnya.
“Ibu-Ibu dapat menceritakan berbagai pengalaman atau cerita positif tentang kemajuan Kota Depok dan dapat di share ke sosial media, twitter. Pengalaman baik, serta keuntungan dari berbagai perbaikan kota/ hasil pembangunan Kota juga dapat dibagikan ke sosial media. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dari seluruh daerah bahkan dari negara lain, dapat mengetahui perkembangan Kota Depok. Karena seperti Kita ketahui, Depok sebagai Kota satelit Ibu Kota mempunyai daya tarik tersendiri, baik untuk berswisata Kuliner, Religi, maupun untuk referensi bertempat tinggal. Ibu-Ibu harus mengenal teknologi informasi, dan internet, dan dapat me-mention cerita tersebut keakun twitter @Nur_Mahmudi.
Pemkot juga memiliki Regulasi demi kebaikan lingkungan, salah satunya adalah aturan, menyisakan 40 persen dari jumlah tanah yang dimiliki untuk resapan air. Terkait bulan menanam, para Ibu-Ibu juga harus mendukung anak-anaknya, menaman minimal 1 pohon, jika tidak memiliki tanah di pekarangan, penanaman dapat dilakukan di tanah fasos fasum milik Pemerintah Kota Depok,” pungkasnya.
Sementara itu, Dra. Hj. Nur Azizah Tamhid, MA menyampaikan tausiah yang bertemakan “ Pentingnya Memperkokoh Kualitas Diri Dengan Ilmu Pengetahuan. Beberapa hadis juga disampaikan terkait perihal menuntut ilmu adalah merupakan kewajiban. Menuntut ilmu merupakan ibadah, dan berbagai keutamaan yang dapat diperoleh bagi orang yang berilmu. Oleh karena itu janganlah merasa terlambat menuntut ilmu, dan tambalah ilmu pengetahuan melalui berbagai cara yang baik, “ tutup Beliau. (Endang)

Senin, 09 Desember 2013

Sosialisasi Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2014 Bagi Ketua RT/ RW Se- Kecamatan Cimanggis dan Tapos





Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 9 Desember 2013



Senin (9/12) Bertempat di Wisma Hijau Cimanggis, RT/ RW se- Kecamatan Cimanggis, Tapos mengikuti Sosialisasi Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2014. Sosialisasi Pemilu Legislatif dan Presiden ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan agar meningkatkan peran serta masyarakat pada pemilu 2014, agar meningkatnya kualitas pemilu pada tahun 2014 yang jujur, adil, damai, sukses. Kegiatan ini juga sebagai upaya menyamakan persepsi masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam pemilihan umum. Serta pelaksanaan pemilu dapat berjalan lancar, luberjurdil, serta agar meningkatnya jumlah masyarakat yang berpartisipasi.

Turut hadir Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad, Ketua Panwaslu Kota Depok, Nurhadi Komisioner  KPU Kota Depok, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok Syafrizal, SH, Unsur Muspika dan hadirin lainnya.

Laporan Kegiatan disampaikan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Depok Safrizal, SH. Beliau mengatakan " Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah  sebagai upaya penyamaan persepsi, meningkatkan peran, serta partisipasi masyarakat pada pileg 2014. Tujuannya untuk meningkatnya kualitas pemilu 2014, yang luberjurdil, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum 2014. Kegiatan ini diikuti 150 orang peserta terdiri dari rt/ rw kec- Cimanggis, dan Tapos. Semoga melalui sosialisasi ini dapat tercapai persamaan persepsi masyarakat, bahwa pentingnya berpartisipasi dalam pileg.
Beberapa nara sumber dihadirkan untuk menyampaikan sosialisasi dan memberikan edukasi politik kepada masyarakat, " tuturnya.

Safrizal, SH juga mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran para peserta, dan semoga dapat menyamakan persepsi akan pentingnya berpartisipasi pada pemilu tahun 2014.


Sementara itu, Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad, MA dalam sambutannya mengatakan " Partisipasi masyarakat sangatlah penting dalam sebuah pemilihan umum. Satu suara saja sangat mempengaruhi masa depan bangsa. Karena orang-orang yang kita pilih akan menjadi pemimpin dan wakil rakyat yang membentuk sebuah legislasi. Kegiatan ini, merupakan sebuah upaya menyamakan persepsi masyarkat. Semoga melalui kegiatan ini berhasil menyamakan persepsi masyarakat, dan semoga jumlah masyarakat yang berpartisipasi dalam Pileg 2014 meningkat, " tuturnya.

Wakil Walikota mengucapkan terimakasih Kepada Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kota Depok yang telah terus menerus, dan simultan, melakukan sosialisasi ini ke seluruh Kecamatan di Kota Depok secara bergiliran. Ucapan terimakasih juga diberikan kepada KPU yang telah menyelesaikan tahapan-tahapan persiapan pemilu, seperti DPT, dst.

" Tanpa adanya partisipasi masyarakat Demokrasi tidak akan sukses. Melalui acara ini, semoga dapat menyamakan persepsi tentang Pemilu 2014. Semoga acara ini tidak hanya sekedar seremonial, dan diharapkan akan dapat berpengaruh secara efektif terhadap Kota Depok dan Bangsa Indonesia. Semoga melalui materi yang disampaikan para nara sumber, dapat menambah pengetahuan bagi para peserta sosialisasi, dan dapat memberikan masukan -masukan positif bagi kita semua, " tuturnya. Beliau juga berharap agar pelaksanaan pemilihan umum 2014 dapat berjalan lancar dan aman.


Pada sosialisasi ini, beberapa nara sumber dihadirkan untuk memberikan materi kepada para peserta sosialisasi, diantaranya Chusnul Mar'iyah, Ph.D  menyampaikan materi tentang " Peran Masyarakat Dalam Demokratisasi dan Persiapan Pemilu 2014", Nurhadi( anggota Komisioner KPU Kota Depok ) menyampaikan materi " Peningkatan Partisipasi Pemilih Untuk Pemilu 2014 yang Lebih Baik, Panwaslu Kota Depok memberikan gambaran tentang pengawasan pada pileg 2014. (Endang)

Hari Anti Korupsi Sedunia Dimaknai Pemkot Depok Sebagai Perbaikan Pelayanan Publik


Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 9 Desember 2013

 

Hari Anti Korupsi Sedunia Dimaknai Pemkot Depok Sebagai Perbaikan Pelayanan Publik

Tanggal 9 Desember diperingati sebagai hari anti korupsi sedunia. Pemerintah Kota Depok memperingati hari anti korupsi sedunia dengan upacara yang dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis banner anti korupsi dan anti gratifikasi. Penyerahan banner dilakukan Walikota Depok H.Nur Mahmudi Isma`il secara simbolis menyerahkan banner anti korupsi dan anti gratifikasi kepada Camat Tapos, Lurah Beji Timur, dan Kepala BPMP2T. Namun banner- banner tersebut akan dipasang diseluruh OPD, Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Depok.

Nur Mahmudi Isma`il dalam arahannya pada apel pagi mengucapkan “Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia,  Pemerintah Kota Depok memaknai peringatan hari anti korupsi sedunia dengan perbaikan pelayanan terhadap masyarakat. Perbaikan pelayanan kepada masyarakat dengan menetapkan prosedur pelayanan yang jelas, dan meletakan informasi yang dibutuhkan masyarakat diharapkan mampu meminimalisasi terjadinya korupsi dan gratifikasi”.

“Banner-banner tersebut diletakan disetiap ruang kerja aparatur Pemerintah Kota Depok, diharapkan mampu menjadi pengingat, agar Korupsi merupakan bahaya laten yang akan merugikan diri sendiri, negara dan banyak piihak lain. Jujurlah dalam bekerja, tingkatkan kinerja, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, tuturnya.

Nur Mahmudi Isma`il, kemudian meletakan secara langsung, banner anti korupsi dan anti gratifikasi di dua kantor pelayanan di Balaikota, yaitu; BPMP2T dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok. Pemasangan Banner di dampingi Sri Utomo Kepala BPMP2T, Farah Mulyati Kepala Inspektorat Daerah Kota Depok di Kantor BPMP2T.

Nur Mahmudi Isma`il, MSc dalam wawancaranya dengan media mengatakan “Merupakan rasa syukur dan tekad kami untuk memperingati hari anti korupsi sedunia, yang mana PBB telah mengamanahkan kepada kita sekaliannsejak tahun 2003. Kita berharap memperbaiki management pemerintahan kita sehingga tidak terjadi korupsi dan bahwa kita telah bertekad memperbaiki manajement pemerintahan kita. Menpan RB meengamanahkan kepada kita agar seluruh apararur Pemerintah melakukan peringatan hari anti korupsi sedunia, alhamdulilah pagi tadi, kita sudah melakukan upacara dan sudah melakukan pemasangan banner-banner anti korupsi”.

Tambahnya “banner –banner seperti ini, merupakan hasil tindak lanjut, hasil dari survey integritas dari KPK, semoga kita mengalami perbaikan, sebagaimana berbagai upaya perbaikan telah kita lakukan. Salah satu langkahyna, menyediakan prosedurnya, persyaratannya, waktu nya berapa lama, dan berapa biaya nya. Diharapkan masyarakat bisa memperoleh dengan mudah informasi - informasi yang akan dibutuhkan mereka, dan akan meminimalisasi tindak korupsi. Kami berharap semua masyarakat dapat menghormati aparatur, dengn tidak mencoba-coba melalui jalur belakang atau ingin lebih cepat, sebaiknya seluruh masyarakat harus melalui prosedur yang sesuai peraturan yang berlaku, agar tidak mengganggu siapapun, dan tidak merugikan masyarakat lain, yang sudah mengantri terlebih dahulu.

“Saya senantiasa menghormati segala penegakan hukum, jika ada proses hukum sebaiknya diproses dengan adil dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Beliau memohon doa agar, pada pegumuman hasil survey persepsi masyarakat tentang Pemerintah Kota Depok, Depok mendapatkan nilai yang baik, dan Pemerintah Kota Depok juga terus berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya. (Endang)