Kamis, 20 Maret 2014

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc menerima kedatangan Tim Penilai RKPD dari Provinsi Jawa Barat

Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 20 Maret 2014

Kamis (20/3) bertempat di Ruang Kerjanya, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc menerima kedatangan Tim Penilai RKPD dari Provinsi Jawa Barat. Maksud kedatangan TIM Penilai RKPD Provinsi Jawa Barat adalah untuk menginformasikan bahwa Kota Depok masuk sebagai nominasi bersaing dengan 6 daerah lain di Jawa Barat, setelah melalui beberapa seleksi. Dari 27 RKPD Kabupaten dan Kota semuanya dinilai, namun terpilih 6 terbaik, yang kemudian akan dinilai kembali.Tahap pertama penilaian, meliputi 4 kriteria yaitu: Keterkaitan, konsistensi, kelengkapan, dan kedalaman, serta keterukuran.Penilaian kedua meliputi: Proses penyusunan RKPD, dan Inovasi yang dilakukan daerah akan menjadi nilai plus bagi daerah itu sendiri.Teknis penilaian juga ada wawancara termasuk stake holders terkait, DPRD, Perguruan Tinggi, Desa, Kelurahan, Kecamatan. Semua proses penilaian dilakukan, semata-mata agar, Tim Penilai ingin benar-benar mengetahui prosesnya, dan ingin mencari yang terbaik di Jawa Barat untuk menjadi perwakilan Jawa Barat di tingkat Nasional.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim Penilai RKPD dari Provinsi Jawa Barat. “Kami terus melaksanakan proses pembangunan tahap-demi tahap dan berrkoordinasi dengan semua stakeholders terkait.Kami juga melakukan inovasi dalam perencanaan dan telah berupaya membuat inovasi program atau kebijakan dalam rangka membuat Kota menjadi lebih baik. Depok juga telah menerapkan RKPD Online, yang sifatnta Botom UP. Kami terus mendorong level RT, RW lebih Proaktif dan kami juga telah memberikan dana alokasi Kewenangan setiap kelurahan sebesar 2 M, sebagai otoritas dengan perencanaan mereka, untuk digunaka sebagai membangun sarana-dan prasarana, Infrastrukrur, pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan.

Kami juga berinovasi dengan mengajak dan meminta semua perusahaan besar di Kota Depok untuk membuat sumur resapan dan sumur imbuhan, dilakukan sejak awal 2012. Kami Pemerintah Kota yang melakukan hal tersebut pertama kalinya, belerjasama dengan LIPI.
Inovasi lain, adalah aturan menyisahkan ruang terbuka hijau, lahan hijau , agar warga yang memiliki rumah, diperumahan, menyisahkan lahannya sebagai resapan air dan dapat digunakan sebagai pekaranagan yang bermanfaat bagi pangan, atau holtikurtura.Saat ini, kami sedang menyusun Perda pengelolaan sampah, sehingga aturannya tidak hanya, wajib menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak membuang sampah sembarangan, tetapi juga warga, RT, RW, Perusahaan, wajib melakukan pemilahan sampah. Melakukan 3 R, dmei menciptakan Kota Depok yang bersih dan hijau, “ tuturnya.

Usai bertemu dengan Walikota, TIM melanjutkan penilaiannya, ke Bappeda Kota Depok, dan semua stakeholders terkait. Jika Depok terpilih, maka akan mewakili Jawa Barat ke Tingkat nasional untuk meraih Penghargaan Pangripta Nusantara. (Endang)

Menteri PU dan Walikota Depok Hadiri Pencanangan Tol Cinere-Jagorawi Seksi II


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 20 Maret 2014


Pencanangan pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi II dilaksanakan Kamis (20/3) di Jalan Juanda Margonda, Depok. Pencanangan ini, dimulainya pembangunan jalan tol Cinere-Jagorawi Seksi II yang terbentang antara jalan Raya Bogor hingga kukusan.
Hadir Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, Pemegang Saham PT. Translingkar Kita Jaya, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, Unsur Muspida, Pejabat Eselon Kemen PU, Dirut Kompas Gramedia Group, dan hadirin lainnya.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyampaikan bahwa,  Ruas jalam tol sepanjang 5,5 kilometer tersebut merupakan bagian dari pembangunan jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang totalnya mencapai 14,64 kilometer. Dengan dibangunnya jalan tol ini, diharapkan kemacetan yang kerap terjadi dijalan Raya Bogor kea rah Depok maupun sebaliknya bisa segera diatasi. Pembangunan Jalan Tol Cinere –Jagorawi akan dilakukan secara bertahap, melalui 3 seksi. Seksi I sepanjang 3,70 kilometer sudah dioperasikan sejak Januari 2012 ole Translingkar Kita Jaya.
Sementara seksi II Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,5 kilometer, akan dibangun setelah pencanangan. Sedangkan untuk seksi III yang membentang dari Kukusan sampai Cinere sepanjang 5,44 kilometer saat ini masih dalam tahap pembebasan tanah dan diharapkan bisa selesai pertengahan tahun 2015. Jika kelak seluruh ruas jalan tol Cinere-Jagorawi ini selesai, maka ujung pintu tol di Cinere akan menjadi titik untuk integrasi dengan Jalan tol Cinere-Serpong.

Pembangunan jalan tol Seksi II Raya Bogor –Kukusan ini, tanah yang dibebaskan mencapai 46,17 hektar atau sekitar 87,07 % dari total kebutuhan seluas 53,02 hektar. Pelaksanaan konstruksi sudah bisa dilakukan setelah pengadaan tanah mencapai 75 persen. Djoko Kirmanto mengucapkan terimakasih Kepada Walikota Depok yang telah bebekerjasama membantu melakukan proses-proses dan melakukan prosedur sampai pencanangan ini terjadi, begitu juga terimakasih kepada masyarakat yang telah mau membebaskan lahannya demi pembangunan jalan tol ini.
Sementara itu Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc, mengucapkan rasa syukur atas dicanangkannya pembangunan jalan tol seksi II Raya Bogor-Kukusan, hal ini berkat tekad, niat, dan usaha kita bersama-sama, Kementerian Pusat dan Daerah. Sebuah ikhtiar yang sangat panjang, perlahan –lahan dan semakin pasti. Pembanngunan jalan tol sangat perlu sebagai unsur pendukung kemajuan Kota Depok.
Nanti, kami akan membutuhkan pembedahan jalan baru, kami juga berharap dukungan dari Kementerian PU, smeoga pembangunan kita dapat kembangkan lebih jauh lagi. Tidak hanya sekedar jalan yang sering dipakai, tetapi juga dapat membuat Depok menjadi Kota dengan pertumbuhan paling tinggi di Jawa Barat. Semoga tingkat perekonomian Kota dan kesejaheraan masyarakat semakin meningkat, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Kota Depok,”tuturnya.

Nur Mahmudi juga mengatakan “ berdasarkan pengalaman pembangunan seksi  I yang mulai dioprasikan 2013 mampu membuat pertumbuhan ekonomi Kota meningkat. Dengan pembangunan seksi II ini diharapkan juga akan memberikan dampak positif bagi Kota Depok, baik dari bidang perdagangan jasa, dan bidang lainnya. Meskipun terkadang sedikit mengalami hambatan dalam pembebasan lahan,kami terus berupaya agar mengkomunikasikan dengan tepat kepada masyarakat, dan memusyawarahkan dengan masyarakat untuk mendapatkan titik temu. TPT pasti membeaskan lahan pada pemilik resmi, dan melakukan semuanya sesuai dengan tata aturan dan prosedur yang berlaku”, tuturnya.

Secara simbolis Menteri PU bersama Walikota, dan didampingi stake holder lainnya, membunyikan sirene sebagai tanda dimulainya, pencanangan pembangunan, Tol Raya Bogor-Kukusan Sesi II, dilanjutkan dengan Peninjauan mesin bor. (Endang)

Selasa, 18 Maret 2014

ODNR Terus Pacu Kreatifitas Warga RW. 12 Beji Ciptakan Masakan Kreasi Singkong Nan Lezat


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 18 Maret 2014



Program One Day No Rice terus di gelorakan oleh Pemerintah Kota Depok. Aparatur Pemerintah Kota Depok terus melaksanakan program sehat dan bijak ini di hari Selasa. Banyak pihak luar juga yang tertarik dengan program ini. Warga Depok pun berlomba- lomba menciptakan kreasi unik, untuk memodifikasi bahan pangan local non beras, seperti singkong salah, dll.
Warga Kelurahan Kemiri Muka, Beji  RW 12 tepatnya, Ibu-Ibu Kader PKK terpanggil untuk menciptakan kreasi masakan dari singkong nan sedap dan lezat. Ide ini, muncul dari rasa rindu akan masakan di masa dulu, seorang warga yang biasa menyantap sop singkong dihidangkan dengan ikan tembang.

Selasa, (18/3) Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc melakukan makan siang ODNR bersama dengan warga Kemiri Muka, Beji  RW 12. Makan siang ODNR dilakukan di Posyandu Kelor RW. 12. Menu special yang membuat penasaran Walikota untuk ingin mencicipinya, adalah Sop Singkong Original, ditambah dengan ikan tembang. Namun Ibu-Ibu kader PKK dari RW. 12 ini, menciptakan kreasi masakan sop singkong baru nan lezat diantaranya: Sop Iga Singkong, Soto Ayam Betawi Singkong, Ikan Tembang, Tumis Jantung Pisang Ikan, Tumis Daun Mengkudu, Pepes Singkong Ikan, Sambal yang segar.

Walikota sangat mengapresiasi kreasi masakan lezat dengan singkong hasil ciptaan Ibu-Ibu di RW. 12 Kemiri Muka, Beji. Warga dihimbau untuk mengenalkan bahan pangan lokal non beras, sebagai pendamping lauk kepada anggota keluarga, lebih baik sejak usia dini. Nur Mahmudi juga menghimbau agar RW, RT, dan seluruh warga Depok agar tidak merokok dan menjalankan pola hidup sehat, demi kesehatan keluarga dan lingkungan yang bersih. "Hidupkan bank sampah di RW. 12 ini. Biasakan makan buah, demi kesehatan, tanamlah pohon, dan tanaman yang dapat dimanfaatkan buahnya.

Semoga kreatifitas dari Ibu-Ibu di RW 12 Kemiri Muka ini, dapat menjadi pelopor dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kota Depok. Ibu Rukiah, Ketua RW. 12 Bapak Suherman, Ibu Atik dan kader PKK lainnya, merasa senang dapat mengenalkan masakan kreasi singkong ODNR, nanlezat.
Turut hadir Unsur Muspika setempat, Camat Beji Saipudin, dan lurah. Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc berpesan masakan singkong nan lezat hasil kreasi Ibu-Ibu ini, semoga dapat diterapkan di rumah masing-masing, dan oleh aparatur Pemerintah Kota Depok sebagai menu ODNR pada hari Selasa, “ tuturnya.(Endang)