Rabu, 15 Mei 2013

Peninjauan Kali Kupet di Perumahan Mutiara depok




Penilaian Lomba Kelurahan Tk. Provinsi Jawa Barat Th. 2013


Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 15 Mei 2013


Penilaian  lomba kinerja kelurahan yang digelar Provinsi Jawa Barat sedang berjalan, hari ini Rabu (15/5), tim penilai dari Provinsi Jawa Barat mengunjungi Kelurahan Mekarsari, karena Kelurahan Mekarsari, telah ditetapkan sebagai pemenang pertama lomba kelurahan tingkat Kota Depok tahun 2013. Turut hadir dalam penilian Ketua DPRD Kota Depok, Muspida Kota Depok, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Depok, TP PKK dan LPM Kelurahan Mekarsari, dan para undangan.

Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma’il mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai dan mengatakan bahwa Kota Depok merupakan kota yang terletak di Barat Laut menurut arah mata angin dan berdampingan dengan Ibu Kota Negara. “Karena letaknya, Kota Depok harus bisa mensinergikan dan mensetarakan program-program pembangunan dengan Kota Jakarta, yang alhamdulillag, atas tekad dari seluruh stakeholder, Kota Depok mampu dan berhasil bertengger diposisi 3 secara nasional dan berada diurutan pertama di Jawa Barat untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM)” tutur Walikota yang mengajak jangan cepat puas atas prestasi yang telah diraih.

“Jadikan lomba ini untuk evaluasi kinerja level Kelurahan dan ajang ini merupakan kesempatan kami untuk memperbaiki kinerja sehingga kedepannya kinerja semakin baik. Saat ini, Kota Depok berusia 14 tahun, dan itu merupakan usia ABG. Semoga Kota Depok tumbuh sebagai ABG sahabat rasul, bukan ABG nakal” harap Walikota menambahkan, itu semua telah tertuang dalam RPJMD Kota Depok. Kota terus belajar untuk proses pendewasaan, baik dari segi komunitas masyarakat, birokrat, dan pelaku usaha, sehingga mampu bersinergi untuk proses pembangunan di Kota Depok.

 Selamat kepada Kelurahan Mekarsari yang menjadi pemenang lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok. Sebelumnya, pada Februari – Maret, telah diadakan seleksi Kelurahan-Kelurahan yang ada di Kota Depok, dan pada 8 – 18 April telah dilakukan pendeteksian dan evaluasi lebih mendalam kepada 11 Kelurahan di 11 Kecamatan di Kota Depok, sehingga ada 3 Kelurahan yang menjadi juara, pertama Kelurahan Mekarsari Kec. Cimanggis, kedua Kl. Rangkapan Jaya Baru Kec. Panmas, dan ketiga Kel. Mekarjaya Kec. Sukmajaya. Dalam kesempatan itu, Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah menciptakan dan mengajarkan kepada siswa yang telah menyanyikan lagu ODNR dan ODNC. “Lagu tersebut mengandung makna yang sangat berarti, yaitu Depok Kota Sehat dan Hebat. Terima kasih pula untuk inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Kelurahan Mekarsari, seperti deklarasi pelayanan bebas biaya dan memberikan penjelasan sejelas-jelasnya” semoga kelurahan lain dapat terpicu oleh inovasi Kelurahan Mekarsari. Semoga hasil evaluasinya nanti dapat menghantarkan kita menjadi pemenang di Prov. Jabar sekaligus menjadi duta Jabar untuk penilaian tingkat nasional.   

Ketua Tim Penilai Lomba Prov Jabar Hj. Dian Widya Amanawati, membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat yang menyatakan lomba ini dimaksud untuk memotivasi dan menggali potensi-potensi yang ada untuk dapat dikembangkan sebagai modal dalam mencapai pembangunan secara utuh. Disamping itu harus dipahami sebuah ajang kompetesi yang sehat dalam meningkatkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Dalam penilaian lomba desa dipengaruhi oleh 8 Indikator meliputi pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

“Selamat HUT ke-14 Kota Depok, semoga semakin maju dan sejahtera. Begitu banyak inovasi yang telah dilakukan, seperti ODNR dan ODNC yang implementasinya dilakukan dengan komitmen yang tinggi” ujar Dian sekaligus menginformasikan bahwa Kota Depok merupakan Kota terakhir yang dinilai. (ols)

Selasa, 14 Mei 2013

Dengan menggunakan Bis Walikota hadiri Pembukaan TMMD ke-90 di Kota Depok tahun 2013


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 14 Mei 2013


 


Selasa, (14/5) TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-90 Kota Depok tahun 2013 secara resmi dibuka oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Huwadi Lubis, dilapangan bola Baskara Rw 10 Kel.Cilangkap. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa di Depok diarahkan untuk dapat mencapai sasaran yang diharapkan TNI, Pemerintah dan Masyarakat. TNI mengharapkan kegiatan ini akan mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, meningkatkan citra TNI di masyarakat. Pemerintah dan rakyat mengharapkan kegiatan ini dapat mengatasi kesulitan warga dalam bidang transportasi, dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak, meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan lingkungan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Tapos tempat TMMD Ke-90 ini dilaksanakan. Melalui TMMD  dilakukan berbagai kegiatan membangun masyarakat baik secara fisik dan non fisik. TMMD akan dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 3 Juni 2013. Pembangunan fisik di masyarakat meliputi perbaikan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, sekolah dan daerah pasca bencana, sedangkan pembangunan non fisik dilakukan melalui seminar, tentang berbagai materi pengetahuan dan menghadirkan nara sumber yang kompeten dibidangnya.

Turut hadir pada upacara pembukaan TMMD Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, perwakilan dari Provinsi Jawa Barat, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh Pemuda, LPM, TNI, POLRI, LPNK, Perwakilan Kementerian, Para Kepala OPD, Persatuan Istri TNI dan hadirin lainnya.

Walikota bersama dengan seluruh kepala OPD menggunakan Bis Pemerintah Kota Depok menuju tempat pembukaan TMMD. Hal ini menunjukan komitment Beliau bersama seluruh kepala OPD dalam melaksanakan ODNC pada hari Selasa.  Tak hanya ODNC bahkan panitia TMMD turut melaksanakan ODNR dengan menyuguhkan berbagai menu ODNR untuk konsumsi para hadirin.

Pada kesempatan ini Pangdam Jaya membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat  Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, bahwa TMMD ini serentak dilaksanakan di 61 Kabupaten/Kota di Indonesia dan dilaksanakan 2 kali dalam setahun. “Kegiatan ini merupakan bottom up planning yang melibatkan berbagai instansi. TMMD dilaksanakan di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, daerah kumuh, dan derah pasca gempa untuk membantu masyarakat yang sedang berada dalam kesulitan. Pengembangan fisik dan non fisik diharapkan mampu menciptkan akselerasi pembangunan desa. Beliau juga berharap kegiatan ini akan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, serta demi kesejahteraan masyarakat. Akselerasi pembangunan desa menuju ketahanan desa yang tangguh”.
TMMD membantu tugas Pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan fisik dan non fisik, dan untuk mencapai keberhasilan diperlukan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan. Kepala Staf Angkatan Darat berpesan kepada seluruh Peserta TMMD agar menjalankan tugasnya dengan ikhlas, bertanggung jawab, menjaga kewaspadaan, serta menjaga soliditas antara TNI, POLRI dan Pemerintah, demi kesejahteraan masyarakat. 

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il juga berharap dengan adanya pengembangan fisik dan nonfisik akan membantu masyarakat di daerah Tapos menuju kesejahteraan yang lebih baik, Tak lupa Beliau mengucapkan apreasiasi kepada TNI, POLRI dan Kementerian terkait astas pelaksanaan TMMD di Kecamatan Tapos, Depok. Diakhir acara pembukaan Walikota bersama Pangdam melakukan aksi tanam pohon bersama dan meninjau pembagian sembako murah kepada masyarakat. (Endang)

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005


Senin, 13 Mei 2013

Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Masa Sidang II Tahun Sidang 2013 Dalam Rangka Persetujuan DPRD Kota Depok Terhadap 6 (Enam) Raperda Kota Depok



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 10 Mei 2013




Jum'at (10/5) bertempat di ruang rapat DPRD Kota Depok Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Masa Sidang II Tahun Sidang 2013 dalam rangka persetujuan DPRD Kota Depok terhadap 6 Raperda dilaksanakan.  Acara ini dihadiri oleh:
Walikota Depok Nur Mahmudi Isma'il, Msc, Sekretaris Daerah Kota Depok, Ketua DPRD Kota Depok, Rintis Yanto, MM, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Kota Depok, Unsur Muspida,  Kepala OPD, LSM, Media, dan hadirin lainnya.

Berikut adalah 6 Raperda tersebut yang dibahas oleh pansus I dan II:
Pansus I: 
1.Raperda Pembentukan Kelurahan.
2. Raperda retribusi pemakaian Kekayaan Daerah.

Pansus 2:
1.Raperda Pajak daerah
2.Raperda Pedoman Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup daerah
3.Raperda izin perpanjangan memperkerjakan tenaga kerja asing
4. Raperda Izin mempekerjakan tenaga kerja asing

Keenam raperda tersebut dimasukan rancangan keputusan DPRD, dibentuk dan telah dibahas agar di syahkan menjadi perda dengan tujuan membuat payung hukum, dan peraturan yang mengikat terhadap bidang-bidang tersebut. Peraturan mengikat yang dibuat semata-mata untuk menciptakan kelestarian lingkungan hidup serta kondisi yang teratur dan kondusif demi kepentingan masyarakat.

Penandatanganan keputusan DPRD tentang persetujuan terhadap 6 Raperda tersebut dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Depok, Rintis Yanto, MM kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berkas persetujuan tersebut kepada Walikota Depok.

Sementara itu, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, Msc, menyampaikan terimakasihnya kepada pansus I dan II yang telah menyelesaikan dan telah melakukan pembahasan bersama OPD tentang 6 Raperda tersebut. Sambungnya, bahwa ke 6 Raperda tersebut harus disesuaikan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Beliau juga berterimakasih atas disetujuinya 6 Raperda tersebut, selanjutnya ke 6 Raperda tersebut akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat dan akan segera dievaluasi sebelum nantinya akan ditetapkan sebagai perda Kota Depok. (Endang)

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005