Jumat, 29 November 2013

Walikota Apresiasi Keberadaan Warteg ODNR

Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 28 November 2013

Jika berkunjung ke Kota Depok terlebih lagi dengan tujuan ingin berwisata kuliner, jangan heran, karena banyak restoran di Kota Depok yang menyediakan nasi ODNR atau nasi jagung. Nasi ODNR (One Day No Rice) adalah nasi yang terbuat dari jagung, yang telah diolah sedemikian rupa sehingga bentuk dan rasanya menyerupai nasi dari padi. Restoran-restoran tersebut menyediakan ODNR untuk mendukung program Pemerintah Kota yang melaksanakan ODNR setiap hari selasa, namun resto- resto ini menyediakan nasi jagung setiap hari.

Tak ketinggalan Warteg timbul, warteg favorite yang laris dikunjungi para karyawan kantor di sekitar Margonda No.54 ini juga menyediakan nasi jagung.

Kamis (28/11), usai melaksanakan berbagai kegiatannya, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, ingin secara langsung makan di warteg timbul ini, dengan nasi jagung. Beliau memilih lauk ikan tongkol balado, serta tumis sayuran untuk pendamping nasi jagung ini.

" Saya mengapresiasi kepada para pemilik rumah makan yang ikut serta mensosialisasikan ODNR agar masyarakat lebih merasakan betul One Day No Rice, dan mengetahui nasi jagung. Karena dengan menjalankan ODNR kita telah melakukan cara bijak untuk hidup sehat, dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Masakan di warteg timbul ini, cukup bersih dan lezat, sehingga menambah nikmat, ketika mendampingi nasi jagung, " tuturnya.

Sementara itu ada beberapa pengunjung lain yang mengatakan bahwa tidak ada bedanya dengan nasi biasa yang terbuat dari padi, hanya saja agak sedikit keras.

Pemilik Warteg Timbul, Iwan Purnama mengatakan cukup senang dapat menjual nasi ODNR kepada para pelanggannya. Kami menyediakan nasi ODNR setiap hari, meskipun nasi ODNR pada awalnya diadakan di warteg ini, dalam rangka mendukung gerakan satu hari tanpa nasi, yang dicanangkan Pemerintah Kota Depok pada hari Selasa. Tidak ada kesulitan berarti dalam memasak nasi jagung ini, hanya saja membutuhkan lebih banyak air, jika dibandingkan memasak nasi biasa yang terbuat dari padi", tuturnya. (Endang)
Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 27 Nopember 2013

Usai mengikuti gerak jalan santai dalam rangka HUT Korpri ke-42, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il bertandang ke halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok. Disana, Walikota Depok disambut oleh Kepala Disnaker dan jajarannya serta masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Depok adalah untuk memantau jalannya penyaluran santunan dana kematian kepada warga Depok yang telah berlangsung dari 25 November lalu. Penyaluran ini akan berakhir pada 6 Desember mendatang.

Para ahli waris yang ingin mengambil santunan kematian sebesar 2 juta rupiah per orang, harap membawa berkas yang sudah diverifikasi dan KTP baik asli maupun foto copi. Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Belimbing sempat memberikan cek santunan kematian kepada 2 orang warganya yang menjadi ahli waris, yaitu Ibu Ningsih dan Bapak Mulyadi. Keduanya mengaku sangat senang dan gembira karena cek tersebut diserhkan langsung oleh Bapak Walikota.

Ibu Ningsih adalah ahli waris dari suaminya, bapak Yahya. “Uang ini akan saya gunakan untuk perbaikan rumah suami saya (makam) dan untuk modal dagang. Karena saya adalah pedagang sembako kecil-kecilan. Semoga dengan uang ini, dagangan saya bisa manambah modal untuk dagangan saya. Terima kasih ya pa, karena uang ini sangat membantu saya” ucap Ningsih yang mengatakan bahwa proses pencairan berjalan lancar dan mudah.

Begitu juga dengan Pa Mulyadi, ia datang ke halaman kantor Disnaker untuk mengambil cek santunan kematian ibunya, alm Nursiyah. “Makasih pa, uang ini sangat berguna bagi saya (ahli waris) dan akan saya gunakan sebagai modal usaha bongkaran kayu” ujar Mulyadi. Walikota berpesan kepada Mulyadi untuk terus berbakti pada ayahnya dan benar-benar memanfaatkan uang ini dengan baik. Walikota juga sempat menjelaskan bahwa sangat mudah mengurus santunan kematian ini. bisa mengurus sendiri dan bisa berkonsultasi pada kader Posyandu, PKK, dan bertanya pada Kelurahan. “Semoga dengan adanya santunan kematian ini bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi ahli waris” harap Walikota.

Pa Masriyanto (35) merasa bersyukur karena adanya santunan yang disediakan oleh Pemkot Depok. “Terima kasih pa karena santunan ini sangat membantu kami sekeluarga. Semoga kedepannya semakin baik. Rencana saya, karena adik saya belum berkeluarga, santunan ini untuk memperbaiki makam adik saya, alm Rasmian yang dimakamkan di TPU Pd. Rangon. Alhamdulillah prosesnya cepat dan mudah, asal mengikuti prosedur” ujar Masriyanto yang bertempat tinggal di Bojongsari. Senada dengan Poniyem (50) yang bertempat tinggal di Pengasinan, ia mengaku sangat terbantu. Santunan kematian ini sangat berguna bagi saya, apalagi setelah suami saya meninggal, alm Muslih (58). Uang ini akan saya pakai untuk modal berdagang snack di sekolah. Karena sejak suami saya meninggal, saya tidak memiliki penghasilan. Makasih pa, karena dengan adanya santunan ini saya bisa berdagang dan memiliki penghasilan, ujar Poniyem. (olas)

Berikut jadwal pencairan santunan:

Kecamatan Pancoran Mas, 25 November 2013
Kecamatan Cipayung, 26 November 2013
Kecamatan Sawangan, 27 November 2013
Kecamatan Bojongsari, 28 November 2013
Kecamatan Limo dan Cinere, 29 November 2013 
Kecamatan Cimanggis, 2 Desember 2013
Kecamatan Tapos, Selasa 3 Desember 2013
Kecamatan Cilodong 4 Desember 2013
Kecamatan Sukmajaya, 5 Desember 2013
Kecamatan Beji 6 Desember 2013.



Pengambilan santunan dimulai hari Senin hingga Kamis pukul 09.00 hingga 14.30 WIB istirahat pukul 12.00 hingga 12.30 sedangkan untuk hari Jumat berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan istirahat pukul 11.45 hingga 13.00 WIB. 

Walikota Depok Tanam Pohon Aren di Daerah Aliran Sungai Ciliwung














Kamis(28/11), Walikota Depok Tanam Pohon Aren dan Bersihkan Sampah di Tepi Sungai Ciliwung (Jembatan Panus) Guna Mengatasi Banjir.

Kamis, 28 November 2013

Antisipasi Banjir, Walikota Lakukan Penanaman Pohon dan Membuat Sumur Resapan



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 28 November 2013


Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini membuat was-was masyarakat di Kota- kota besar. Masyarakat Kota Depok juga selalu berjaga-jaga, dikhawatirkan curah hujan deras menyebabkan beberapa setu meluap dan air memasuki perumahan warga.
Namun hal tersebut dapat dicegah, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il mengajak masyarakat secara bersama-sama mengantisipasi terjadinya banjir. Banjir dapat dicegah, jika masyarakatnya juga mau bekerjasama dengan selalu membuang sampah pada tempatnya. Karena biasanya banjir disebabkan, draninase tersumbat oleh sampah yang dibuang ke saluran air/draninase.
Faktor lain penyebab banjir, adalah semakin minimnya daerah resapan air. Pohon dan tempat/ sumur resapan dapat membantu menjadi resapan air dikala hujan lebat. Oleh karena itu, bertepatan dengan bulan menanam, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma`il melakukan penanaman pohon dipinggir kali Ciliwung, tepat di bawah Jembatan Panus, Depok pada Kamis (28/11). Beliau menanam beberapa pohon aren, pohon ini dikenal dengan akarnya yang baik dalam menyerap air. Beliau juga melakukan penyusuran ke kali, dan membersihkan pinggir kali dari sampah-sampah plastic dan lainnya. Dibantu dengan satgas banjir dan kebersihan, kegiatan ini dilakukannya dengan penuh semangat.
“Marilah masyarakat Kota Depok bertepatan dengan bulan menanam, ayo kita tanam minimal 5 pohon per orang, guru minimal 3 pohon per orang, anak 1 pohon per orang. Kita hijaukan bumi kita, buat resapan air agar lingkungan kita terhindar dari banjir! “ajaknya.
 
Nur Mahmudi Isma`il dalam wawancaranya dengan media, terkait rencana Pemda DKI mau membeli lahan di Depok “ pertama, sampai saat ini, saya belum menerima surat pemberitahuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang rencana tersebut, kedua, kita juga belum mengetahui lokasi mana yang mau dituju, ketiga, apakah betul Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki anggaran tersebut. Lebih penting dari hal itu, perencanaan atau control tentang pengendalian banjir antar provinsi sudah ditetapkan kewenangannya dalam Kemeterian PU,  seperti halnya pembangunan jalan tol yang dilakukan beberapa waktu lalu. Jadi kita harus bekerjasama secara terintegrasi dalam mengendalikaan banjir, PU nanti akan melakukan koordinasi. Kementerian PU, Dirjen terkait akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang akan dilibatkan, dalam rencana pengendalian banjir, didaerah aliran sungai ciliwung. PU mempunyai rencana pengendalian banjir, DAS, Kementerian PU lah yang mempunyai kewenangan.
Depok sendiri mengantisipasi banjir dengan menghimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, melakukan penanaman, memperbanyak ruang terbuka hijau, dan membuat sumur-sumur resapan, “ tuturnya. (Endang)

Rabu, 27 November 2013

Penyaluran Santunan Dana Kematian Berlangsung 25 November - 6 Desember di Halaman Kantor Disnakersos

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 27 Nopember 2013



Usai mengikuti gerak jalan santai dalam rangka HUT Korpri ke-42, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il bertandang ke halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok. Disana, Walikota Depok disambut oleh Kepala Disnaker dan jajarannya serta masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Depok adalah untuk memantau jalannya penyaluran santunan dana kematian kepada warga Depok yang telah berlangsung dari 25 November lalu. Penyaluran ini akan berakhir pada 6 Desember mendatang.

Para ahli waris yang ingin mengambil santunan kematian sebesar 2 juta rupiah per orang, harap membawa berkas yang sudah diverifikasi dan KTP baik asli maupun foto copi. Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Belimbing sempat memberikan cek santunan kematian kepada 2 orang warganya yang menjadi ahli waris, yaitu Ibu Ningsih dan Bapak Mulyadi. Keduanya mengaku sangat senang dan gembira karena cek tersebut diserhkan langsung oleh Bapak Walikota.

Ibu Ningsih adalah ahli waris dari suaminya, bapak Yahya. “Uang ini akan saya gunakan untuk perbaikan rumah suami saya (makam) dan untuk modal dagang. Karena saya adalah pedagang sembako kecil-kecilan. Semoga dengan uang ini, dagangan saya bisa manambah modal untuk dagangan saya. Terima kasih ya pa, karena uang ini sangat membantu saya” ucap Ningsih yang mengatakan bahwa proses pencairan berjalan lancar dan mudah.

Begitu juga dengan Pa Mulyadi, ia datang ke halaman kantor Disnaker untuk mengambil cek santunan kematian ibunya, alm Nursiyah. “Makasih pa, uang ini sangat berguna bagi saya (ahli waris) dan akan saya gunakan sebagai modal usaha bongkaran kayu” ujar Mulyadi. Walikota berpesan kepada Mulyadi untuk terus berbakti pada ayahnya dan benar-benar memanfaatkan uang ini dengan baik. Walikota juga sempat menjelaskan bahwa sangat mudah mengurus santunan kematian ini. bisa mengurus sendiri dan bisa berkonsultasi pada kader Posyandu, PKK, dan bertanya pada Kelurahan. “Semoga dengan adanya santunan kematian ini bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi ahli waris” harap Walikota.

Pa Masriyanto (35) merasa bersyukur karena adanya santunan yang disediakan oleh Pemkot Depok. “Terima kasih pa karena santunan ini sangat membantu kami sekeluarga. Semoga kedepannya semakin baik. Rencana saya, karena adik saya belum berkeluarga, santunan ini untuk memperbaiki makam adik saya, alm Rasmian yang dimakamkan di TPU Pd. Rangon. Alhamdulillah prosesnya cepat dan mudah, asal mengikuti prosedur” ujar Masriyanto yang bertempat tinggal di Bojongsari. Senada dengan Poniyem (50) yang bertempat tinggal di Pengasinan, ia mengaku sangat terbantu. Santunan kematian ini sangat berguna bagi saya, apalagi setelah suami saya meninggal, alm Muslih (58). Uang ini akan saya pakai untuk modal berdagang snack di sekolah. Karena sejak suami saya meninggal, saya tidak memiliki penghasilan. Makasih pa, karena dengan adanya santunan ini saya bisa berdagang dan memiliki penghasilan, ujar Poniyem. (olas)

Berikut jadwal pencairan santunan:

Kecamatan Pancoran Mas, 25 November 2013
Kecamatan Cipayung, 26 November 2013
Kecamatan Sawangan, 27 November 2013
Kecamatan Bojongsari, 28 November 2013
Kecamatan Limo dan Cinere, 29 November 2013 
Kecamatan Cimanggis, 2 Desember 2013
Kecamatan Tapos, Selasa 3 Desember 2013
Kecamatan Cilodong 4 Desember 2013
Kecamatan Sukmajaya, 5 Desember 2013
Kecamatan Beji 6 Desember 2013.


Pengambilan santunan dimulai hari Senin hingga Kamis pukul 09.00 hingga 14.30 WIB istirahat pukul 12.00 hingga 12.30 sedangkan untuk hari Jumat berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan istirahat pukul 11.45 hingga 13.00 WIB. 

Lomba Gerak Jalan dan Jalan Santai Meriahkan HUT KORPRI Ke-42 Tingkat Kota Depok




Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 27 November 2013




HUT KORPRI ke-42 di Kota Depok dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, dan berbagai lomba. Berbagai lomba di adakan semata-mata untuk meningkatkan silaturahmi dan memupuk rasa kekeluargaan anggota Korpri Kota Depok.
HUT KORPRI ke-42 mengusung tema “Dengan profesionalisme dan netralitas Korpri mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi untuk menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

Bapak Agus Suherman menyampaikan laporan kegiatan, “ Kegiatan lomba gerak jalan dan jalan santai diselenggarakan untuk meningkatkan persaudaraan dan menjalin silaturahmi antar anggota Korpri Kota Depok. Berbagai lomba lain diantaranya: Lomba Futsal terdiri dari 39 tim, paduan suara terdiri dari 25 tim, lomba kegiatan memilah sampah, lomba pengucap panca prasetya Korpri terdiri dari 58 orang, lomba ceramah agama, lomba MTQ 36 orang, lomba azan 40 orang, lomba komat. Gerak jalan ini terdiri dari 83 regu, setiap regu terdiri dari 11 orang. Dengan rute gerak jalan dari Balaikota, Margonda- Juanda sepanjang 4,5 km. Jalan santai akan diiikuti oleh PNS dan CPNS Kota Depok, dengan rute Margonda- Pesona, Khayangan dan Putar Balik kembali ke Balaikota rute sepanjang 2,5 km”, pungkasnya.

Sementara itu Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc dalam sambutannya mengucapkan terimakasih, atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan Gerak jalan ini, dan lomba lainnya memeriahkan HUT Ke-42 Korpri Kota Depok. Semoga melalui berbagai lomba, tali silaturahim, dan rasa kekeluargaan antar anggota Korpri Kota Depok semakin meningkat. Lomba Panca Prasetya Korpri diaksanakan, untuk memberikan penyadaran kembali, serta agar Panca Prasetya Korpri lebih dipahami, dimaknai lebih dalam dan diamalkan dalam kehidupan PNS dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Lomba-lomba keagamaan, seperti MTQ, Azan, Komat diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur`an, dan memunculkan kemampuan  melakukan azan, dan komat dalam kehidupan beragama”, tuturnya.

Pada kesempatan ini juga Nur Mahmudi juga mengumumkan kepada seluruh anggota Korpri agar memfollow twitternya @Nur_Mahmudi. 
Sambungnya, “Terkait peringatan Hari Guru Nasional beberapa hari lalu, diharapkan semua guru mensukseskan penanaman pohon, minimal 3 buah pohon. Sekolah negeri maupun swasta diharuskan menanam minimal 3 buah pohon di rumah sendiri atau di fasos fasum.  Dengan slogan one child one tree. Anak-anak seklolah wajib memberikan laporan telah menanam pohon dimana, untuk bibit, Badan Lingkungan Hidup Kota Depok menyediakanya. Sukseskan penanaman pohon di Kota Depok, ayo hijaukan Kota, “ tuturnya. Beliau juga mengumumkan bahwa Kota Depok telah dinobatkan sebagai Kota yang paling banyak menanam. Tahun ini, akan dilakukan penanaman lebih dari 200 pohon, dan akan dilakukan penanaman pohon gaharu sebanyak 1 juta pohon. (Endang)


Selasa, 26 November 2013

Kaca Angkot di Kota Depok Harus Transparan

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 26 Nopember 2013



Selasa (26/11) pagi, Wakil Walikota Depok H M Idris Abdul Shomad bertandang ke Terminal Depok dengan didampingi oleh Plt. Kadis Perhubungan, Nasrun AZ. Tujuan kedatangan Wakil Walikota adalah untuk melakukan penertiban terhadap angkutan kota di wilayah Depok terkait banyaknya angkutan kota yang berkaca gelap. Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota juga sempat berbincang dengan beberapa supir angkot, salah satunya Supriatna pengemudi D09 jurusan terminal depok-kampung sawah.   

“Penertiban angkot hari ini dilakukan secara integral. Dalam artian dari sisi pemakaian seragam dan kaca-kaca yang tertutp dengan suatu media, sehingga angkot terlihat kurang transparan hingga gelap. Angkot yang kurang transparan/gelap sering menimbulkan ketidaknyamanan dan ketidakamanan bagi penumpang. Untuk itu, kami adakan penertiban supaya angkot-angkot di kota Depok transparan” jelas Wakil kota Depok.  

Penertiban ini dilakukan karena termasuk dalam UU Dinas Perhubungan dan Trasnportasi, yaitu tidak boleh ada suatu medai yang menutupi kaca angkutan umum. “Kami himbau kepada penumpang juga ikut mengingatkan pengemudi. Ingatkan mereka untuk memakai seragam sehingga penumpang mengetahui kalo mereka benar-benar legal. Ingatkan juga bahwa kaca-kaca didalam angkot harus terbuka” himbau Wakil Walikota.
Kami juga menghimbau kepada pengemudi angkot untuk tidak memasang iklan apapun untuk menutupi kaca angkotanya, baik iklan rokok, makanan, maupun iklan para caleg. “Tidak ada dan tidak boleh ada alat apapun yang menutup kaca. Untuk saat ini, kami hanya memberikan peringatan. Bila 2-3 kali telah diperangati namun masih begitu, maka akan dikenakan sanksi” tegas Wakil Walikota.


Senada, Nasrun juga mengatakan bahwa dalam penertiban hari ini, yang melanggar aturan akan dicatat nomer polisinya dan bila 2-3 kali mereka tetap masih melanggar, maka akan kami berikan sanksi, berupa pencabutan ijin trayek.  Dalam penertiban, Wakil Walikota dan jajaran juga sempat mencabut/mensobek kaca film yang menutupi kaca angkot. Diakhri penertiban, Wakil Walikota juga kembali mengingatkan para pengemudi untuk selalu menggunakan baju seragam yang telah diberikan. (olas)

Implementasikan 3 Semangat Muharram/Hijrah Dalam Kehidupan

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 26 Nopember 2013




Wakil Walikota H. Muhammad Idris Abdul Shomad hadir dalam Gebyar Muharram 1435 H di Yayasan Perguruan Islam (YPI)  Al-Falah 1, Kelurahan Pancoran Mas, Selasa (26/11) pagi. Gebyar yang mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dengan Cinta dan Berbagi” ini, menghadirkan Ust. Anwar Nasihin sebagai penceramah. Kepala Sekolah  YPI Al-Falah 1, Bapak Jarwoto, menginformasikan bahwa acara seperti ini selalu diadakan setiap tahun. Sebagai informasi bahwa YPI ini merupakan 3 lembaga yang terdiri dari RA/TK dengan 85 siswa, MI/SD dengan 510 siswa, dan SMP sebanyak 240 siswa. Dilihat dari banyaknya siswa tersebut berarti keberadaan YPI Al Falah sudah dirasakan oleh masyarakat, khususnya diwiliyah Pancoran Mas.

Jarwoto melanjutkan, kegiatan sosial yang rutin ini diselenggarakan selain untuk berbagi, juga untuk menjalankan sunnah Rasul, yaitu menggembirakan anak yatim dilingkungan sekitar kita. “Dengan berbagi, maka derajat kita akan diangkat, jadi jangan takut untuk selalu berbagi.” Ujar Jarwoto seraya menambahkan jumlah anak yatim yang ada di YPI Al Falah sebanyak 51 orang.

Wakil Walikota mengatakan ada 3 semangat dalam Gebyar Muharram yang bisa dijadikan landasan dasar untuk dimasa mendatang, yaitu (1) Semangat Pengorbanan. Dalam peristiwa hijrah contoh/tauladan yang melakukan semangat pengorbanan adalah Ali bin Abi Tjolib, Asiyah, Abu Bakar, dan masih banyak lagi. Kiprah mereka semua dalam peristiwa hijrah, memberikan gambaran kepada kita dalam kehidupan bahwa hidup adalah perjuangan dan memerlukan pengorbanan.

(2) Semangat  Perubahan. Kita bisa melihat Abdullah Ibnu Salam dalam peristiwa hijarah ini yang memiliki semangat perubahan. Perubahan yang dilakukan kala itu adalah perubahan ideologi dari jahiliyah menjadi islam. Dari kisah tersebut, kita harus terus berubah hingga menjadi lebih baik, berubah dari negatif menjadi positif. (3) Semangat Pemberdayaan. Peristiwa hijrah menjadikan masjid sebagi pusat pemberdayaan. Begitu juga dengan Ta’lim dan sekolah ini, bisa menjadi pusat pemberdayaan.

“Semoga ketiga semangat yang ada dalam peristiwa muharram/hijrah, bisa dimunculkan dan diwujudkan, sehingga dapat mencetak generasi-generasi calon pemimpin bangsa yang baik, unggul, dan berkualitas” harap Wakil Kota Depok.

Dalam kesempatan itu Wakil Walikota juga menghimbau untuk terus membimbing anak-anak yatim dalam menuntut ilmu dan mengaji, sehingga mereka memiliki ahlak yang baik. Karena pada hakekatnya, anak yatim bukanlah anak yang kehilangan ayah/keturunan, tetapi kehilangan ilmu dan ahlak. Untuk itu, kita bisa menggantikan fungsi ayah kepada anak yatim sehingga mereka bisa tetap mendapatkan bimbingan tentang ilmu dan ahlak sebagai bekal kehidupan. (olas) 

Transmigran Dari Depok Harus Menerapkan Prinsip Survival, Pola Hidup Bersih, dan Religius di Tempat Baru



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 26 November 2013


Tahun 2013 Kota Depok mendapat alokasi penempatan 10 (sepuluh) KK Calon Transmigran diunit pemukiman transmigrasi (UPT) Gajah Mati SP.7 Kabupaten Ogan Komiring Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan. Di daerah tersebut akan menempatkan 200 (dua ratus) KK yang terdiri dari 100 KK penduduk local dan 100 penduduk pendatang.
Penduduk pendatang sebanyak 100 (seratus0 kk terdiri dari:

  1. 50 KK dari Provinsi Jawa Timur
  2. 25 KK dari Provinsi Jawa Tengah
  3. 15 KK dari Provinsi DIY
  4. 10 KK dari Provinsi Jawa Barat
Bertempat di ruang Bougenvil Balaikota Depok, Selasa, (26/11) Para Transmigran dari Kota Depok berkesempatan beraudiensi dengan Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il jelang keberangkatan mereka ke Sumatera Selatan. 

Nur Mahmudi Isma`il memberikan beberapa pembekalan berupa nasihat, atau masukan-masukan kepada Transmigran, “ Ketika nanti berada ditempat yang baru, kalian harus memperkokoh kehidupan agama, sehingga tidak mudah tergoyahkan dengan hal-hal negative, beberapa pelajaran pengalaman dapat dilihat berdasarkan cerita pengalaman transmigran dari Depok yang terdahulu. Prinsip kekeluargaaan harus terus diterapkan, nilai-nilai sosial kemasyarakatan harus terus dilakukan dengan baik,”tuturnya.

 Nur Mahmudi juga menekankan, agar para transmigran ini, harus menerapkan Pola Hidup Bersih dab Sehat, Pola makan yang sehat, prinsip survival harus diberlakukan. Karena dengan menjaga pola hidup, dan menerapkan PHBS, kita telah menjalankan pepatah “lebih baik mencegah dari pada mengobati”. Dengan menjalani pola hidup bersih dan sehat, kita akan terhindar dari sakit, dan mencegah kita untuk kerumah sakit, “ tuturnya. Transmigran juga dihimbau untuk menanam toga, sehingga dapat memakai tanaman herbal, jika mereka memerlukannya untuk kesehatan. Mereka juga dipesankan agar menanam holtikultur, sehingga dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari serta jika berlebih, dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga, begitu juga dengan sumber protein, dapat dihasilkan dari beternak, ayam atau kambing.

“Keadaan atau kondisi di lingkungan tempat yang baru, pasti akan berbeda, hendaknya para transmigran harus dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan iklim dan sosial, junjunglah nilai-nilai kesopanan dan saling menghargai,”tuturnya.

Salah satu Transmigran asal Tapos, Bapak Andi Irawan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Depok, dan mengucapkan rasa syukurnya, karena dapat mengikuti program Pemerintah Transmigrasi tahun 2013. Andi juga senang, karena Walikota dapat memberikan pembekalan secara langsung kepada Ia dan 9 transmigran lainnya. “Semangat besar yang kami miliki menjadi modal awal bagi kami, kami juga bersyukur karena telah mengikuti pendidikan dasar umum ketransmigrasian selama 7 hai di Bandung. Kami memohon  doa restu dari Walikota, agar sukses ditempat yang baru dan kami akan menjaga nama baik Kota Depok” tutur Andi.

Bersamaan dengan itu, beberapa perusahaan terbaik penerima penghargaan tahun 2013, dalam hal mempekerjakan kaum perempuan, juga beraudiensi setelah para transmigran.  Mereka memberi semangat kepada para transmigran. Perusahaan-perusahaan ini, menyatakan mau mengetahui lebih jauh tentang penerapan ODNR di perusahaan. Mereka akan belajar dari perusahaan yang sudah lebih dulu menerapkan ODNR dan berhasil menerapkan diperusahaannya, seperti yang telah dilakukan oleh PT. Medifarmas Laboratories.  Hal tersebut dibenarkan Kadisnakersos Kota Depok Diah Sadiah, S.Sos, MSi.  Diah juga menginformasikan bahwa Apindo dan serikat pekerja di Depok berkoordinasi dengan baik, serta penetapan UMK Depok menjadi 2, juta 397 ribu rupiah. Diakhir audiensi secara simbolis Walikota memberikan bibit tanaman, dan gergaji kepada 10 transmigran. (Endang)