Sabtu, 16 Maret 2013

Foto: Walikota Dialog dengan Komunitas Ciliwung di RM Saung Fitri







Sabtu(16/3/'13), Walikota Dialog dengan Komunitas Ciliwung di RM Saung Fitri, Kec. Pancoran   Mas Depok

Wakil Walikota tutup Musrenbang TK Kota tahun 2013



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 15 Maret 2013





Jum'at (15/3), Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad menutup musyawarah perencanaan pembangunan Kota Depok Tahun 2013. Musrenbang tersebut telah berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 13-15 Maret 2013 di Wisma Kinasih Resort- Tapos, Depok. Musrenbang tingkar kota dilakukan dalam rangka penyusunan RKPD Kota Depok Tahun 2014. Dengan mengusung tema: " Pembangunan Kota Depok yang lebih fokus, berkualitas, efektif dan efisien, melalui sinkroniasasi dan sinergitas peran stakeholder dalam perencanaan pembangunan Daerah menuju Kota Depok yang maju dan sejahtera.

Kepala Bappeda Kota Depok, Misbahul Munir menyampaikan bahwa musrenbang tk kota tahun 2013 menghasilkan 13 isu strategis yang akan menjadi program prioritas di 2014.Pada tahun 2014 target kinerja tentang 8 program unggulan dan 4 program andalan akan tetap dilaksanakan seluruh aparatur Pemerintah Kota Depok.

Munir juga menambahkan, bahwa selama 3 hari tersebut telah dilaksanakan diskusi dan membahas seluruh rencana pembangunan 2014,pada hari Kamis: bidang ekonomi dan pemerintahan, Jum'at
bidang Pemerintahan fisik dan prasarana. Menghasilkan kesepakatan-kesepakatan seluruh peserta yang mewakili masyarakat Kota Depok. 13 isu strategis yang akan akan dijadikan program prioritas, diantaranya adalah:
1.Peningkatan kualitas pelayanan publik.
2. Peningkatan tata pemerintahan dan reformasi birokrasi.
3. Pembangunan ifrastruktur kota,
Penambahan pagu, 1M untuk setiap kelurahan untuk digunakan membangun drainase dan jalan lingkungan.
4.Optimaslisasi pendapatan dan pembiayaan, sesuai rpjmd, harus meningkat 15 % dari tahun ketahun.
5. Peningkatan penataan ruang dan lingkungan diperkotaan.
6. Peningkatan kreatifitas inovasi dan prestasi masyarakat.
7. Peningkatan potensi lokal dan investasi daerah.
8. Peningkatan jamkesda dan jamkesmas.
9. Aksestabilitas dan pendidikan berkarakter.
10. Pendidikan
11.Peningkatan Ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
12. Penghematan Energi, penghematan bbm.
13.Politik hukum dan peningkatan keamanan daerah.

Seluruh program/ kegiatan opd 2014 telah sesuai dengan rpjmd dan seiring dengan kebutuhan masyarakat saat ini,
bahkan sinkronisasi dengan pokok-pokok pikiran DPRD terus dilakukan, " tutur Beliau.


Sementara itu, Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad pada kesempatan ini mengatakan" musrenbang tingkat kota bukanlah akhir dari proses perencanaan, tetapi merupakan proses yang harus dilalui, ditindaklanjuti ke perencanaan anggaran. Hasilnya nanti, menjadi masukan untuk penyusunan anggaran dari apbd ,apbd provinsi, dan apbn,  "tuturnya.
Sambung Beliau, "kejelian sangat diperlukan dalam memilih program yang menjadi prioritas, karena dengan keterbatasan anggaran, tentunya tidak semua program dapat di akomodir melalui apbd. Dalam hal ini peran serta CSR dan swadaya masyarakat, serta parisipasi aktif masyarakat sangat dipelukan.

Musrenbang tk kota 2013 yang telah 13 isu strategis hendaknya dapat dijdkan acuan dalam melakukan kegiatan oleh para OPD. Beliau juga berharap hendaknya musrenbang tk kota ini, tidak hanya sekedar wacana, tetapi program prioritas dapat dilaksanakan dengan baik melalui 3t :tulus, tekad, terlaksana. Masyarakat juga diharapkan mengawal dan mengawasi serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan pada tahun 2014. Semoga musrenbang tk kota Depok ini membawa keberkahan dan manfaat demi mewujudkan Kota Depok yang maju dan sejahtera. (Endang)




Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005

Walikota meresmikan Masjid Al-Mujahidin Jatijajar Tapos



Press Releas
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 15 Maret 2013



Jum'at (15/3) Masjid Al-Mujahidin Jati Jajar Tapos diresmikan oleh Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il. Turut hadir Ketua DKM Masjid Al-Mujahidin Ust. Adin Suherlan, Syekh Jassim Agullula JH Al-Jassim, Perwakilan Kemenag Kota Depok Bapak Supianto, Camat Tapos Taufan Abdul Fattah, Lurah se-Kecamatan Tapos, Para Tokoh Masyarakat, LPM dan Jam'ah. Pembangunan Masjid sebagian besar berasal dari sumbangan dari Qatar Foundation, sumbangan juga berasal dari para donatur, bantuan warga dan batuan dari Walikota Depok sebesar 29 jt rupiah. Dana dari donatur terkumpul sebesar 585 jt rupiah, hal tersebut dikemukakan oleh Ketua DKM Masjid Al-Mujahidin Ust. Adin Suherlan selaku ketua panitia.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Qatar Foundation yang telah banyak memberikan bantuannya untuk pembangunan masjid Al-Mujahidin ini, begitu juga kepada para Donatur dan warga yang telah memberikan bantuannya.

H. Nur Mahmudi Isma'il, dalam tausiahnya menyampaikan tentang sikap ikhlas yang perlu ditanamkan kedalam diri setiap manusia. Menjadi seorang dermawan harus diiringi dengan sifat ikhlas, tanpa pamrih, seperti yang dilakukan para donatur, dan Qatar Foundation hingga terbangunnya masjid ini, "tutur Beliau.

Sambungnya, " sebagai seorang muslim harus bertakwa dengan takwa yang sebenar-benarnya. Kaum muslimin, harus selalu ceria, berpendidikan, dan optimis. Pembangunan Masjid ini menunjukan kita tidak hanya membangun kehidupan dunia tetapi juga akhirat. Sesuai rpjp Kota Depok pembangunan harus tetap memegang prinsip kelestarian lingkungan. Masjid adalah sebagai sarana pembinaan mental spiritual, dan sebagai manusia kita harus memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Seperti hal pembangunan masjid ini, sebagai wujud bantuan bersama -sama, dan meningkatkan ukuwah islamiah, serta ukuwah umat, Qatar membantu orang Indonesia. Maka letakan masjid sebagai tempat bersatunya umat dan warga untuk membangun peradaban.Semoga dengan dibangunnya masjid ini, dapat menimbulkan spirit, spirit perjuangan, demi kokoh nya Indonesia dan kemajuan Kota Depok.

Syekh Jassim Agullula JH Al-Jassim dari Qatar Foundation mengatakan sangat atas diresmikan masjid ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terbangunnya masjid ini juga karena partisipasi dari masyarakat Kota Depok.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan kunci dari Qatar foundation ke Walikota, Walikota menyerahkan kunci ke dkm masjid.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok dalam tausiahnya menyampaikan bahwa masjid yang baik seharusnya mampu melaksanakan fungsi fidaroh, yaitu  administrasi, pembukuan kantor sekretariat masjid, fungsi Imaroh yaitu sebuah masjid harus makmur, banyak jama'ahnya, dan ada  kegiatannya, kegiatan Hablum minallloh dan habluminannas, karena masjid untuk bekal kita di akhirat, dan dunia sosial, yang terakhir adalah fungsi Imaroh yaitu: pemeliharaan.

Camat Tapos Taufan Abdul Fatah, dan Kabag Sosial Pemerintah Kota Depok mengucapkan terimakasih atas pembangunan masjid ini yang terletak di rw 02/ rt 04, Jatijajar Tapos, Beliau juga senang karena masjid ini juga telah memiliki IMB.

Usai meresmikan masjid Walikota melanjutkan dengan meninjau UPS Banjaran Pucung, Cilangkap. (Endang)


Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005




Jumat, 15 Maret 2013

Wakil Walikota Himbau Warga, Awasi dan Berpartisipasi Dalam Pelaksanaan Pembangunan Kota Depok


Humas Protokol Setda Kota Depok
Press Release
Jum’at, 15 Maret 203

Wakil Walikota Depok H M Idris Abdul Shomad menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Depok yang telah dilaksanakan selama 3 hari di Kinasih Resort Jl. Raya Tapos Cibinong, Jum’at (15/3) sore. Wakil Walikota mengatakan, Musrenbang bukanlah akhir dari sebuah proses perencanaan, karena Musrenbang merupakan sebuah proses perencanaan program yang akan dilanjutkan dengan proses perencanaan anggaran. “Hasil Musrenbang akan dijadikan sebagai masukan dalam penyusunan anggaran, baik yang akan didanai oleh APBD Kota Depok Tahun 2014 maupun yang diusulkan kepada APBD Provinsi dan APBN” tutur Wakil Walikota.

Dengan kemampuan anggaran daerah yang terbatas, tentunya tidak semua usulan kebutuhan dapat diakomodasi secara utuh menjadi program dan kegiatan yang akan didanai oleh Pemerintah Kota. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman dari seluruh stakeholder, dan jika memungkinkan untuk mencari sumber-sumber pendanaan yang lain diluar APBD, misalnya dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat (swadaya masyarakat) dan swasta melalui kegiatan corporate social responsibility/CSR (tanggung jawab sosial perusahaan). Dalam Musrenbang ini, sudah dibahas program-program prioritas Kota Depok, diantaranya, peningkatan kualitas pelayanan publik; peningkatan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi; pembangunan infrastruktur dasar perkotaan; optimalisasi pendapatan dan pembiayaan pembangunan daerah; dan peningkatan penataan ruang dan lingkungan hidup perkotaan.

Prioritas pembangunan ditetapkan atas dasar permasalahan dan tantangan pembangunan Kota Depok saat ini dan dengan memperhatikan program dan kegiatan pokok yang disusun oleh OPD yang bersifat realistis, penting dan mendesak untuk dilaksanakan serta memiliki dampak nyata, terukur dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Melalui Musrenbang ini, kita dapat menyepakati prioritas kegiatan untuk memecahkan permasalahan perkotaan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan layanan dasar (seperti pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan) dan layanan publik (seperti layanan kependudukan, layanan akses terhadap informasi, layanan perizinan) yang berbasis teknologi informasi dan telekomunikasi.

“Semoga program prioritas yang sudah disepakati tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh OPD terkait” harap Wakil Walikota sekaligus mengajak masyarakat untuk mengawasi serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kota Depok. Tak lupa, diakhir penutupan, Wakil Walikota haturkan terimakasih kepada seluruh stakeholder Kota Depok yang telah berperan aktif dalam seluruh rangkaian proses perencanaan dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota. (ols)


Kamis, 14 Maret 2013

Walikota Terima Tim Teknis EKPPD Nasional


Humas Protokol Setda Kota Depok
Press Release
Kamis, 14 Maret 2013

Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma’il menerima kunjungan Tim Teknis Nasional Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Pemerintah Daerah (EKPPD) di aula lantai 5 Balaikota Depok. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Evaluasi Teknis Nasional Hasudungan ini, dihadiri oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Muspida Kota Depok, Wakil Walikota Depok, Sekretaris Daerah, para Asisten, dan OPD Kota Depok, Kamis (14/3).

EKPPD merupakan kegiatan penilaian LPPD bagi Provinsi, Kabupaten/ Kota di Seluruh Indonesia. Dari penilaian tersebut bagi Pemerintah Daerah yang berprestasi akan diberikan penghargaan oleh Presiden RI berupa Parasamya Purna Karya  Nugraha dan untuk Kepala Daerah akan diusulkan untuk diberi Bintang Maha Putera dan Bintang Jasa atau Satya Lencana. Sumber dalam evaluasi tersebut adalah Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang dibuat pemerintah daerah, termasuk di dalamnya LPJ pelaksanaan APBD. Evaluasi tersebut didukung pula dengan beberapa point pendukung antara lain kepuasan masyarakat atas kinerja pelayanan publik dan tanggapan masyarakat atas informasi LPPD. 

“Tim Teknis bertujuan untuk melakukan cek and ricek terhadap data yang disampaikan dalam EKPPD terhadap LPPD tahun 2010, apakah sesuai dengan kondisi riil dilapangan. Selain itu, kedatangan tim untuk mendengar penjelasan langsung  dari pemerintah daerah terhadap hasil pembangunan serta inovasi-inovasi dalam penyelenggaraan pemda sesuai dengan visi dan misi daerah. Tujuan terakhir adalah untuk melihat secara langsung kondisi riil dilapangan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pendelegasian” jelas Hasudungan.

Walikota menghaturkan terima kasih atas adanya momentum evaluasi ini. Walikota memaparkan tentang indikator kesejahteraan masyarakat, good governance, pelayanan dasar, dan daya saing daerah tahun 2009, 2010 dan 2011 dihadapan tim teknis EKPPD. “Banyak peningkatan yang terjadi dari tahun 2009 hingga 2011. Salah satunya IPM Kota Depok yang pada tahun 2009 adalah 78,68 meningkat menjadi 79,49 ditahun 2011. Kami juga memperoleh opini Wajat Tanpa Pengecualian dari BPK, dan MDG’s atas berkurangnya gizi buruk di Kota Depok” papar Walikota yang dilanjutkan dengan menginformasikan berbagai piagam dan penghargaan yang diraih oleh Kota Depok.

Menaggapi paparan Walikota, Hasudungan berpendapat bahwa Kota Depok memang mengalami peningkatan, tetapi masih kurang signifikan. Diharapkan, Kota Depok dapat terus meningkatkan kinerjanya sehingga bisa lebih maju lagi dengan pesat. Setelah mendengarkan paparan, Tim Teknis EKPPD melanjutkan kunjungan kebeberapa tempat, salah satunya  RSUD Kota Depok. (ols)

“Kabar gembira bagi warga Depok, jalan di bawah Fly Over UI sudah diperbaiki”


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 Maret 2013



Kamis, (14/3) Kini warga Depok yang melewati jalan di bawah terowongan fly over UI sudah tidak perlu khawatir, pasalnya, hari ini perbaikan di jalan tersebut sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok. Jalan tersebut sebelumnya telah banyak dikeluhkan warga karena kondisinya yang berlubang, sehingga membuat masyarakat yang melewatinya harus mengurangi laju kendaraan, dan lubang jalan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kamis siang, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il terjun langsung ikut serta melakukan pengaspalan jalan, dan mengemudikan alat untuk menempelkan bahan hotmik tersebut. Beliau sangat bersemangat melakukan hal tersebut, ”hal ini demi masyarakat Kota Depok agar merasa nyaman dan aman jika melewati jalan ini, ”tuturnya. 

Jumlah ruas jalan yang diaspal kurang lebih sepanjang 150 meter, rencananya Pemerintah Kota bersama DBMSDA juga akan memperbaiki jalan-jalan di Kota Depok, terutama jalan yang mengubungkan Bogor ke Depok, Depok ke Jakarta karena jalan-jalan tersebut sangat vital dan sangat penting bagi masyarakat Depok yang sering melakukan mobilisasi dan bekerja di Jakarta. Walikota menjelaskan bahwa dana yang digunakan untuk memperbaiki jalan ini berasal dari dana APBD yaitu dana pemeliharaan jalan. Hal tersebut dibenarkan oleh Enco Kuryasa selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok.

 Disela-sela kegiatan nya menaruh bahan hotmik ke jalan, Walikota juga tak segan mengotori tangannya demi untuk membersihkan drainase/ saluran air yang mengalirkan air hujan agar tidak menggenangi jalan. Setelah dilakukan perbaikan jalan ini, diprediksi akan bertahan 1 tahun dan jika terjadi lubang lagi, Pemerintah Kota Depok akan segera cepat memperbaikinya lagi.
Meskipun proses perbaikan jalan tersebut sedikit mengganggu transportasi warga yang melintas di bawah Fly Over Ui, Walikota berharap hasil perbaikan jalan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dikemudian hari. “Semoga warga merasa aman dan nyaman melewati jalan ini, “tuturnya. (Endang )

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005


Walikota: “PKK menjawab tidak masalah mahalnya bawang merah dan bawang putih, hadapi dengan GPOP dan Kreatifitas! ”


Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 Maret 2013


Pada rapat Konsultasi PKK Walikota menggunakan kesempatan ini untuk mengajak masyarakat melalui TP PKK se- Kota Depok untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan GPOP ( Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan) untuk menanam bawang merah dan bawang putih. “Hal ini dapat menjadi solusi dalam menghadapi harga bawang yang melambung tinggi. Jika sudah menanam di pekarangan sendiri, Ibu-Ibu rumah tangga dapat menggunakannya untuk memasak, bahkan dapat dijual jika jumlahnya berlebih, sehingga dapat menambah pengasilan keluarga, “ tutur Beliau. Beliau juga memberikan masukan kepada Ibu-Ibu PKK agar meningkatkan kreatifitas, seperti mengganti bawang putih dan bawang merah dengan rempah-rempah lain untuk masakaannya. Ibu-Ibu PKK harus menjadi agent informasi dan agen perubahan di lingkungannya masing-masing, dengan menyampaikan informasi tersebut dan mengajak masyarakat untuk melakukan GPOP.

Walikota juga menyampaikan perihal posyandu integrasi  yang dapat menggambarkan Gerakan PKK sebagai gerakan nasional, karena didalamnya terdapat partisipasi Pemerintah dan Partisipasi seluruh element masyarakat.

Kamis (14/3), Rapat konsuntasi  PKK kota Depok dilaksanakan di aula lantai 1 Balaikota Depok. Rapat konsultasi ini bertujuan untuk menyimak hasil rapat konsultasi  PKK Provinsi Jawa Barat pada tanggal 10 Desember 2012, dan Rapat OPD pada Februari 2013, meningkatkan profesionalisme kader seluruh tingkatan, dan menginformasikan rencana tahun 2013. Rapat ini mengusung tema “ Melalui rapat konsultasi PKK kita mantapkan kinerja jajaran TP PKK di semua tingkatan se-Kota Depok”. Turut hadir Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, Ketua TP PKK Kota Depok Dra.Hj Nur Azizah Tamhid, Ma, Para TP PKK se-Kot Depok,  dan Pengurus PKK se-Kota Depok.

Sementara itu, Walikota juga mengingatkan agar masyarakat mempersiapkan diri dalam menghadapi lomba profil kelurahan sampai dengan bulan April. Lomba ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Kota Depok. Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Depok dan BPMK menjadi OPD yang menangnii Kegiatan ini, dinas tersebut akan memberikan sejumlah bibit dan membimbing serta memberikan informasi tentang lomba tersebut. Dari seluruh kelurahan se-Kota Depok nantinya akan terpilih 2 dari setiap Kecamatan dan akan terpilih 2 RW terbaik dari kelurahan tersebut yang berhasil membentuk KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari). Indikator penilaian salah satunya adalah kesiapan organisasi wanita di lingkungan tersebut, akuntabilitas pengadministrasian, partisipasi dan keadaan lingkungan terutama dalam pelaksanaan KRPL. Diakhir sambutan, Beliau terus mengajak masyarakat melaksanakan gerakan memilah, mengolah dan menanam, seta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan dalam rangka mewujudkan Depok bersih dan hijau juga dalam rangka meraih Adipura.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua TP PKK Kota Depok Dra. Hj. Nur Azizah Tamhid, “ PKK merupakan mitra Pemerintah Kota, PKK harus mendukung pelaksanaan program memilah, mengolah dan menanam, serta 4 Program andalan Kota Depok. “ Ketua TP PKK Kota Depok berpesan, Ketua dan Pengurus harus terus melakukan konsolidasi dan kekokohan lembaga setiap tingkatan harus terus dipelihara, PKK juga harus bisa melaporkan data yang akurat dalam hal pengadministrasian. PKK adalah gerakan dari oleh dan untuk masyarakat itu sendiri. Beliau juga menyampaikan beberapa prestasi Kota Depok yang juga sangat diapresiasi oleh Walikota, diantaranya yaitu:
- Kelurahan Sukamaju RW.15 menjadi juara 1 LBS
- Lomba Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Pondok Cina dan akan mengikuti lomba tingkat nasional
- Kelurahan Beji menjadi Juara 2 dalam pelaksanaan program-program pokok PKK
 -Kawasan Leuwiunang Juara terbaik dalam pelaksanaan p2wkss
-  Cilodong menjadi juara dalam BKB pokja duanya
- Kecamatan Panmas menjadi juara dalam penilaian hatinya PKK
- Kelurahan Bakti Jaya menjadi juara dalam pemanfatan pekarangan
- Kecamatan Tapos menjadi juara harapan 1 dalam B2SA
- Kecamatan Limo menjadi juara harapan 2 dalam pengolahan makanan bahan serba ikan
-Pokja 4 menjadi juara 1 Lomba lingkungan bersih dan sehat tingkat nasional
- Lomba kader posyandu yang diikuti ke tingkat nasional
- Serta lomba kader posyandu teratai kelurahan Curug Cimanggis
(wrote by: Endang humas)

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi
NIP. 1968 0913 199603 2 005