Jumat, 19 Juli 2013

Galery Safari Ramadhan TK Kota Msjd Nurul Hidayah Limo












18/07 Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok menghadiri Safari Ramadhan Tingkat Kota Depok Masjid Nurul Hidayah Kecamatan Limo Kelurahan Limo.Adapun hadir dalam taraweh Keliling terdiri dari OPD,Muspida,Anggota DPRD Kota Depok ,Camat,Lurah ,Tokoh Masyarakat dan Para Remaja.
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 18 Juli 2013




Walikota Depok Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Master (Masjid Terminal)




Masjid Terminal ( Master ) beberapa waktu belakangan ramai menjadi perbincangan. Isu akan adanya penggusuran merupakan akibat adanya salah penafsiran, dan terbatasnya informasi yang simpang siur dimasyarakat.

Kamis, (18/7) Kedatangan Walikota Depok H.Nur Mahmudi Isma'il, menjawab tanda tanya besar akan kepedulian terhadap sekolah anak-anak jalanan tersebut. H. Nur Mahmudi Isma'il dalam wawancaranya dengan TV One menegaskan " bahwa tidak ada penggusuran Sekolah Master (Masjid Terminal), sekolah ini akan tetap berdiri dan dipertahankan, bahkan Pemerintah sangat mendukung agar sekolah, dan pengelola terus meningkatkan kualitas. " Nur memberi semangat kepada anak-anak didik di sekolah ini, Pemerintah Kota Depok juga menyediakan beasiswa ke perguruan tinggi bagi anak yang berprestasi, bahkan kalau perlu sampai ke Eropa, "tuturnya.

Didampingi Kadisnakersos Diah Sadiah, dan Kadisdik Herry Pensila, Walikota hadir disekolah ini, menyapa, dan meyakinkan Keberadaan Master bersama-sama kita jaga, agar anak-anak yang tidak mampu tetap dapat menuntut ilmu demi menggapai cita-cita.

Sekolah ini didirikan atas inisiatif seorang kepala sekolah, ide dilahirkan dari seorang Guru PNS Kota Depok pada tahun 2000, bersama Pak Nur Rohim selaku ketua Yayasan Bina Insan Mandiri, akhirnya berdirilah master hingga saat ini. Sekolah berbahan bangunan, peti kemas ini mempunyai murid hingga ribuan, bahkan ada alumninya yang sudah menjadi mahasiswa perguruan tinggi negeri, UNJ, dan UNDIP. Master mempunyai dua sistem pendidikan yaitu sekolah terbuka, serta sekolah paket.

Isu penggusuran sesungguhnya kesalahan penafsiran masyarakat, karena Pemerintah Kota dalam hal ini justru, merekolasikan masjid dan ruangan paud, ketempat lebih luas, dan lebih nyaman di sebelah belakang master. " Ini dikatakan Nur Mahmudi sambil memperlihatkan Masjid baru bagi Master, yang keadaannya hampir selesai.

"Intinya Pemerintah Kota sangat mendukung keberadaan Master yang juga membantu mengurangi angka anak putus sekolah. Kami tidak mungkin menggusur sekolah yang sangat bermanfaat bagi sesama ini." Walikota justru akan mendukung sekolah yang telah menjadi percontohan di Jawa Barat agar terus berkembang dan meningkat mutunya.


Beberapa keterampilan atau keahlian juga diajarkan kepada anak-anak disekolah ini. Pada saat yang bersamaan, beberapa siswa yang mengikuti pelatihan keterampilan membuat kue memamerkan kue hasil buatannya. Kue kering diantaranya berupa nastar, kue coklat, kue kacang, dan sagu keju. Walikota mengapresiasi kemauan dan kemampuan anak-anak didik tersebut. Tak tanggung-tanggung 6 buah kue sagu keju diborong Beliau.
6 buah dengan harga 300 rb rupaiah dibayarkan cash oleh Nur Mahmudi, plus 100 rb sebagai penyemangat agar adik-adik tersebut semakin mahir membuat kue. Bahkan Beliau menyarankan agar berinovasi membuat kue berbahan dasar tepung singkong atau casava. Pemerintah Kota melalui Disnakersos bersedia bekerjasama melakukan pembinaan kepada adik-adik tersebut agar membuat inovasi kue berbahan dasar tepung casava.
 
( Endang/tomo/agung )



Perpustakaan Sahabat Masyarakat

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok





Belakangan ini, kota Depok sedang giat-giatnya meningkatkan kualitas pendidikannya, karena pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan termasuk dalam kriteria tolak ukur dari Indeks Pembangunan Manusia. Untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan, Rumah Inspiratif kini telah hadir dan diresmikan oleh Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il. Rumah Inspiratif didirikan didalam lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Al-Hasanah, Beji. Disana, terdapat Perpustakaan Sahabat Masyarakat yang dibuka untuk umum. Media yang ada bukan hanya buku saja, tetapi banyak media pembelajaran yang terdapat didalamnya.

Saat peresmian, Kamis (18/7), Walikota didampingi oleh Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan kota Depok. Peresmian diawali dengan pentas seni dari anak-anak didik Madrasah Ibtidaiyah Al-Hasanah. Dalam peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota, dihadiri Manajer Pengembangan Pendidikan Dompet Dhuafa, Perwakilan Matahari Departement Store cabang Depok, Camat dan Lurah Beji.

Awali sambutan, Pemimpin Kota Depok menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara peresmian ini. “Fasilitas ini adalah amanah, oleh sebab itu amanah ini harus dijaga baik-baik. Manfaatkan dan jaga fasilitas ini” tutur Walikota seraya menghimbau untuk menggunakan fasilitas ini dengan benar, jangan sampai fasilitas ini hanya jadi sebuah pajangan. Diakhir sambutan, Pemimpin kota belimbing berharap semoga mutu pendidikan di kota Depok semakin baik. (Tomo/olas)

Kamis, 18 Juli 2013

Walikota Depok Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Master (Masjid Terminal)

Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 18 Juli 2013




Masjid Terminal ( Master ) beberapa waktu belakangan ramai menjadi perbincangan. Isu akan adanya penggusuran merupakan akibat adanya salah penafsiran, dan terbatasnya informasi yang simpang siur dimasyarakat.

Kamis, (18/7) Kedatangan Walikota Depok H.Nur Mahmudi Isma'il, menjawab tanda tanya besar akan kepedulian terhadap sekolah anak-anak jalanan tersebut. H. Nur Mahmudi Isma'il dalam wawancaranya dengan TV One menegaskan " bahwa tidak ada penggusuran Sekolah Master (Masjid Terminal), sekolah ini akan tetap berdiri dan dipertahankan, bahkan Pemerintah sangat mendukung agar sekolah, dan pengelola terus meningkatkan kualitas. " Nur memberi semangat kepada anak-anak didik di sekolah ini, Pemerintah Kota Depok juga menyediakan beasiswa ke perguruan tinggi bagi anak yang berprestasi, bahkan kalau perlu sampai ke Eropa, "tuturnya.

Didampingi Kadisnakersos Diah Sadiah, dan Kadisdik Herry Pensila, Walikota hadir disekolah ini, menyapa, dan meyakinkan Keberadaan Master bersama-sama kita jaga, agar anak-anak yang tidak mampu tetap dapat menuntut ilmu demi menggapai cita-cita.

Sekolah ini didirikan atas inisiatif seorang kepala sekolah, ide dilahirkan dari seorang Guru PNS Kota Depok pada tahun 2000, bersama Pak Nur Rohim selaku ketua Yayasan Bina Insan Mandiri, akhirnya berdirilah master hingga saat ini. Sekolah berbahan bangunan, peti kemas ini mempunyai murid hingga ribuan, bahkan ada alumninya yang sudah menjadi mahasiswa perguruan tinggi negeri, UNJ, dan UNDIP. Master mempunyai dua sistem pendidikan yaitu sekolah terbuka, serta sekolah paket.

Isu penggusuran sesungguhnya kesalahan penafsiran masyarakat, karena Pemerintah Kota dalam hal ini justru, merekolasikan masjid dan ruangan paud, ketempat lebih luas, dan lebih nyaman di sebelah belakang master. " Ini dikatakan Nur Mahmudi sambil memperlihatkan Masjid baru bagi Master, yang keadaannya hampir selesai.

"Intinya Pemerintah Kota sangat mendukung keberadaan Master yang juga membantu mengurangi angka anak putus sekolah. Kami tidak mungkin menggusur sekolah yang sangat bermanfaat bagi sesama ini." Walikota justru akan mendukung sekolah yang telah menjadi percontohan di Jawa Barat agar terus berkembang dan meningkat mutunya.


Beberapa keterampilan atau keahlian juga diajarkan kepada anak-anak disekolah ini. Pada saat yang bersamaan, beberapa siswa yang mengikuti pelatihan keterampilan membuat kue memamerkan kue hasil buatannya. Kue kering diantaranya berupa nastar, kue coklat, kue kacang, dan sagu keju. Walikota mengapresiasi kemauan dan kemampuan anak-anak didik tersebut. Tak tanggung-tanggung 6 buah kue sagu keju diborong Beliau.
6 buah dengan harga 300 rb rupaiah dibayarkan cash oleh Nur Mahmudi, plus 100 rb sebagai penyemangat agar adik-adik tersebut semakin mahir membuat kue. Bahkan Beliau menyarankan agar berinovasi membuat kue berbahan dasar tepung singkong atau casava. Pemerintah Kota melalui Disnakersos bersedia bekerjasama melakukan pembinaan kepada adik-adik tersebut agar membuat inovasi kue berbahan dasar tepung casava.
 
( Endang/tomo/agung )



Berkah Ramadhan di Kecamatan Cipayung

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 17 Juli 2013




 
Seperti malam-malam sebelumnya, dimalam ke-9 bulan Ramadhan ini, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il dan Wakil Walikota Depok H. M. Idris Abdul Shomad kembali melakukan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Ar-Ikhlas, RT 05 RW 05, Kecamatan Cipayung, Kelurahan Cipayung, Depok, Rabu (7/7) malam. Terlihat pula saat Tarling, yang diawali dengan buka puasa bersama, Kementrian Agama kota Depok, MUI kota Depok, Kapolsek, Sekda Kota Depok beserta Asisten Ekbangsos, Camat, Lurah, dan OPD, serta RT/RW setempat.

Sesaat sebelum buka puasa bersama, Wakil Walikota memberikan kuliah tujuh menit (Kultum). Dalam Kultumnya, Beliau mengajak para jamaah untuk lebih meningkatkan keimanan, tali silatuhrahmi, dan rasa syukur. Setelah adzan maghrib berkumandang, Walikota, Wakil Walikota, dan seluruh jamaah membatalkan puasanya dengan makanan yang ringan dan dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah. Usai shalat, makan malam bersama pun dilakukan, sebelum tiba waktu isya dan tarawih. Saat makan, Walikota sempat menghimbau kepada jamaah untuk menerapkan gerakan One Day No Rice (ODNR). “Gerakan ODNR merupakan sebuah gerakan untuk membangun kembali dan menyempurnakan budaya makan aneka pangan lokal menuju Indonesia sehat dan sejahtera” tutur Walikota yang dilanjutkan dengan sholat isya berjamaah.

Usai shalat, Walikota berkesempatan untuk memberikan sambutan dan tausyiah sebelum tarawih dilaksanaka. "Kita harus bersyukur untuk semua yang diberikan Allah, kita juga harus  mensyukuri pemberian-Nya dengan menggunakannya sesuai dengan pemanfaatanya" ujar Pemimpin Kota Belimbing, yang juga mengajak semua jamaah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dan selalu bersyukur kepada-Nya.

“Semua warga Depok adalah bagian dari pemerintahan. Semoga para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dapat mengajak warganya untuk ber-i'tikaf di setiap masjid, dan semoga kita mendapatkan Lailatul Qadar. Semoga di setiap masjid, selalu dipenuhi jamaah yang melakukan i'tikaf” harap Walikota yang tak lupa mengajak para pejabat yang hadir dalam Tarling untuk berpartisipasi dalam membantu menyumbang pembangunan masjid.

Suasana saat itu terlihat hangat, karena para Pemimpin di Kota Depok begitu akrab dengan warga masjid, sehingga dapat menjadikan suasana kala itu menjadi forum silatuhrahim. Tarling malam itu berakhir dengan penyerahan bantuan dari Pemkot Depok, Kementrian Agama, dan Bank Jawa Barat Banten (BJB) kepada DKM Masji Al-Ikhlas. Bantuan yang diberikan berupa beberapa paket alquran, jam dinding, karpet, dan kipas angin. Serta yang terakhir bantuan uang sebesar Rp 10.000.000,- dari Pemkot Depok.  (Agung/olas)





Rabu, 17 Juli 2013

Galery Pesantren Kilat POKJA I PKK Kel Bojong Pondok Terong











14/07 Walikota Depok menghadiri dan mebuka Kegiatan Pesantren Kilat Pokja I PKK Kel Bojong Pondok Terong Cipayung .Dalam arahannya Walikota Depok Nur Mahmudi Isma'il menghimbau dan mengajak agar para Remaja selalu menjaga Kebersihan,Ketertiban,Keamanan dan Silaturahmi antar sesama selalu terjaga,.Dalam acara tersebut hadir pula Ketua TP PKK Kota Depok Hj.Nur Ajijah Tamhid.

Akan Rugi Sendiri, Bila Tidak Peduli Dengan e-KTP

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 17 Juli 2013

Usai menjadi Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan Juli 2013, Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma’il bertandang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Rabu (17/7) pagi. Kedatangan orang nomor satu dikantor tersebutm adalah untuk melakukan perekaman ulang data e-KTP, karena disinyalir perekaman yang telah dilakukan sebelumnya gagal. “Kami sekeluarga, yang beranggotakan 5 orang sudah diinput datanya, namun hanya 1 diantara kami yang berhasil mendapatkan e-KTP, yaitu Ahmad Syihan Isma’il” jelas Walikota seraya menambahkan, untuk teknik kegagalannya bisa langsung ditanyakan kepada Kepala Disdukcapil Kota Depok, Mulyamto.  

Kegagalan perekaman tidak pilih-pilih, karena Walikota pun harus merekam ulang datanya untuk mendapatkan e-KTP. Untuk itu, Walikota menghimbau kepada seluruh warga untuk mengecek kepada Kelurahan masing-masing tentang status e-KTP-nya, apakah masih menunggu proses printing atau gagal?. “Di Depok, ada sekitar 5 ribu yang gagal, dan data yang gagal telah diinformasikan di Kelurahan-Kelurahan. Tolong dicek kembali biar jelas. Kalaupun gagal, tidak usah kecewa, karena ini kesalah teknis atau kesalahan sistem yang ada. Perekaman ulang harus dilakukan lagi dari awal, mulai dari foto, sidik jari, hingga tanda tangan dan lainnya, karena gagalnya itu keseluruhan jadi harus diulang semuanya” tutur Walikota yang tidak mengetahui mengapa data tidak bisa ditransfer ke Kemendagri. Dari Pemkot Depok telah ada data-data yang mengalami kegagalan, untuk itu Saya himbau warga Depok utnuk berkomunikasi kepada kelurahan dan Disdukcapil, sehingga bisa melakukan perekaman ulang, himbau Pemimpin Kota Belimbing.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disdukcapil juga menyatakan yang gagal di Kota Depok sekitar 5 ribuan, dan kebanyakan kegagalan dikarenakan oleh sistem off line. Sistem off line, adalah sistem yang menggunakan data base dan tidak menggunakan jaringan IT. Jadi hanya memindahkan data dari komputer tempat pengambilan data e-KTP, kemudian dipindahkan dan ditransfer. Sedangkan, untuk perekaman sistem online, sudah tersambung dengan jaringan IT dan data bisa langsung ditransfer ke Kemendagri saat itu juga. “Hari ini, di Luewinanggung  juga ada pelayanan perekaman e-KTP dan akan berkeliling ke sekolah-sekolah. Mengapa pelayanan off line? Karena tkeliling, jadi tidak bisa menggunakan kabel” ujar Mulyamto.


Walikota kembali menghimbau agar masyarakat Depok tidak boleh manja, dengan menuntut pelayanan off line sehingga dekat dari lokasi. Padahal, kami juga telah menyediakan pelayanan perekaman  secara online di 39 Kelurahan di Kota Depok, dengan tujuan dekat oleh masyarakat. Hanya Kota Depok saja (se-Provinsi Jawa Barat) yang menyediakan pelayanan perekaman online di Kelurahan, yang lainnya hanya ada di Kecamatan.  “Saya menghimbau kepada masyarakat, untuk pengambilan gambar ataupun proses rekam data e-KTP, selayaknya dilakukan secara online, untuk mengurangi tingkat kesalahan pengambilan dan pengiriman data yang benar” himbau Walikota yang  kembali menegaskan, untuk datang langsung ke Disdukcapil dan Kelurahan-Kelurahan yang menyediakan layanan perekaman online. Datang dan rekam data di Disdukcapi tanpa antri, pelayanan dibuka setiah hari kerja. (olas)

Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan Juli 2013

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 17 Juli 2013





Walikota Depok H. Nur Mahmudi Ismail menjadi Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan Juli Tahun 2013 di lapangan Balaikota Depok, Rabu (17/7). Upacara yang biasa dilakukan setiap tanggal 17 ini, diikuti oleh seluruh Aparatur Pemkot Depok, dan perwakilan siswa-siswi di Kota Depok. Dalam upacara, Walikota juga memberikan bantuan kesejahteraan kepada anggota Korpri yang telah memasuki masa purnabakti/ pensiun, secara simbolis kepada 11 anggota korpri dari 49 anggota. Awali sambutan, Walikota memberikan apresiasi kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Depok yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk untuk mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, dimana sebagian besar dari kita saat ini sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Dalam sambutannya, Pemimpin Kota Belimbing berharap, upacara yang dilaksanakan setiap bulan ini menjadi momentum untuk memantapkan kualitas pengabdian dan meningkatkan cinta kepada bangsa dan negara, serta meningkatkan kedisiplinan serta etos kerja agar mampu bekerja secara professional dengan senantiasa menghayati pelaksanaan dan melaksanakan Panca Praseya Korpri, yang merupakan janji atau tekad anggota Korpri. “Terimakasih dan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat Depok beserta segenap aparatur Pemkot Depok yang telah bersama-sama mewujudkan kota Depok yang bersih dan hijau melalui berbagai kegiatan, seperti aksi bersih dan penanaman pohon di berbagai wilayah kota Depok. Alhamdulillah, kesungguhan dan tekad kita telah mendapat apresiasi dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, berupa Piagam Adipura 2013 yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup pada tanggal 10 Juni yang lalu” tutur Walikota seraya berharap kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Depok agar dapat menjadi teladan dalam menerapkan perilaku hidup bersih, sehat dan hijau, tidak hanya di lingkungan kerja, namun juga di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar, karena tinggal selangkah lagi bagi Kota Depok untuk dapat meraih anugerah Piala Adipura.

“Sebagai upaya untuk mewujudkan clean government dan good governance di lingkungan Pemerintah Kota Depok serta menciptakan budaya anti korupsi dalam diri pegawai negeri atau pejabat penyelenggara negara, Pemerintah Kota Depok telah melakukan asistensi dan konsultasi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui kegiatan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dan pengendalian gratifikasi yang dihadiri oleh para kepala OPD, Camat dan Lurah se- Kota Depok. Untuk itu, kepada para kepala OPD, Camat dan Lurah agar mensosialisasikan kembali hal-hal yang telah disampaikan oleh pihak KPK kepada jajaran dibawahnya, sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik dan tidak tersangkut permasalahan hukum yang bisa merugikan, baik bagi intitusi Pemerintah Kota Depok, maupun bagi diri kita sendiri dan keluarga” tutur Walikota.

Diakhir sambutan, orang kesatu di Depok menghimbau kepada seluruh aparat Pemkot Depok untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai momentum peningkatan kualitas Ibadah dan kualitas silahturahmi, serta mampu mengatur jadwal kegiatan yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Selamat atas peringatan Hari Koperasi Nasional ke–66 yang jatuh tanggal 12 Juli lalu. Semoga segenap koperasi dan UMKM dapat senantiasa aktif dan berkiprah dalam rangka mewujudkan perekonomian yang aktif dan sejahtera” tutur Walikota yang juga menginformasikan, bahwa setiap tanggal 17 Juli telah ditetapkan sebagai Hari keadilan Internasional. Semoga melalui hari peringatan Hari Keadilan Internasional ini, akan mewujudkan keadilan dan perdamaian. (vny/olas)




Pemkot Depok Menjamin Sekolah Master Tidak Akan Dihilangkan

Siaran Pers
Humas & Protokol Setda Depok
Senin, 15 Juli 2013



Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il dan Wakil Walikota Depok H. M Idris Abdul Shomad  menghadiri sidang paripurna persetujuan DPRD kota Depok, terhadap Raperda tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2012, Senin (15/7) siang di gedung DPRD kota Depok. Sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok Drs. Rintis Yanto, dihadiri oleh Ketua Pengadilan kota Depok, Kepala DPM Kota Depok, Muspida dan Instansi Vertikal di Kota Depok, serta 41 anggota DPRD Kota Depok.


Terkait dengan Raperda yang sudah disepakati dan Laporan Pertannggung Jawaban (LPJ) APBD tahun 2012 yang telah disahkan, Walikota Depok memberikan sambutannya. "Pemkot Depok akan terus meningkatkan kinerja dalam menggunakan APBD Daerah dan akan meningkatkan jumlah SDM dan pelayanan Kesehatan. Hal itu semua ditujukan untuk membuat Depok dan masyarakat menjadi lebih baik dan lebih baik lagi" ujar Walikota.

Usai sidang Paripurna, Walikota sempat melakukan wawancara yang bertemakan pendidikan. Beliau memberitahukan bahwa mulai tahun ini, kota Depok akan meningkatkan mutu pendidikan agar lebih berkualitas. "Minimal 20% untuk sekolah negeri di Depok akan memfasilitasi pendidikan untuk orang yang tidak mampu" pungkasnya. Untuk menyikapi hal tersebut, Pemkot Depok telah berkerja sama dengan Kemendikbud dengan membuat solusi, menambah tiga unit sekolah terbuka, hal ini bertujuan agar tidak adanya gepeng dan warga miskin lagi di Depok, papar Pemimpin Kota Belimbing. 

Orang nomor satu di Depok juga  menambahkan, tentang masalah yang terjadi di terminal Depok baru. Terkait dengan urusan terminal, beliau meluruskan bahwa terminal tidak akan dihilangkan, melainkan akan diperkuat infrastruktur dan fungsinya. Pemkot Depok menyikapi dengan baik bila sekolah tersebut digusur, Pemkot akan memfasilitasi kembali jika memang maksud dan tujuannya mendidik dan membangun. “Kabar yang beredar bahwa sekolah tersebut akan dihilangkan itu salah, kami masih dalam tahap diskusi dan menjamin bahwa sekolah tersebut tidak akan dihilangkan” tutup walikota. (Tomo-Agung-Oki/olas)



Kabag Humas Protokol 
Setda Kota Depok
Diah Sadiah S.Sos, M.Si

Gema Ramadhan di Masjid Ar - Royyan Kelurahan Sukamaju

Siaran Pers
Humas Protokol Setda Depok
Selasa, 16 Juli 2013



Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il dan Wakil Walikota Depok H. M. Idris Abdul Shomad melakukan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), Selasa (16/7). Walikota beserta pejabat Pemkot Depok yang ikut kegiatan Tarling hadir dengan menggunakann bus operasional pemerintah kota Depok. Hal tersebut, dikarenakan hari ini adalah implementasi gerakan One Day No Car (ODNC). Kegiatan dimulai dengan melakukan buka puasa bersama di Masjid Ar-Royyan, Perum Villa Pertiwi, Kecamatan Cilodong, Kelurahan Sukamaju, Depok. Kemudian dilanjutkan dengan Tarling, yang juga dihadiri oleh Kementrian Agama kota Depok, MUI kota Depok, Wakapolsek Sukma Jaya, Sekda, Camat, Lurah, dan RT/RW setempat.

Berbeda dari kegiatan Tarling biasanya, segala menu buka puasa malam ini adalah aneka ragam hidangan One Day No Rice, mengingat hari Selasa juga merupakan pelaksanaan gerakan ODNR di Kota Depok. Semua sajian tidak terbuat dari beras ataupun tepung terigu, tetapi terbuat dari bahan pangan lokal, seperti jagung putih, urap jagung kuning, serta minuman yang terbuat dari bengkuang. Usai menikmati sajian malam itu, Walikota memberi apresiasi dan haturkan terima kasih.

Usai melaksanakan salat isya berjmaah, orang nomor satu di Depok sempat bercengkrama dengan warga masjid, sehingga menjadikan suasana menjadi forum silatuhrahim sekaligus  menambah ilmu, yaitu mengajarkan untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota mengajak semua jamaah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. "Semua warga Depok adalah bagian dari pemerintahan. Oleh sebab itu, untuk menciptakan Depok yang memiliki wibawa, kekompakan, kesejahterahan, dan kekuatan, maka diperlukan kerjasama satu sama lain" tutur Walikota tak lupa mengajak para pejabat yang ikut dalam tarawih keliling (Tarling) saat itu, untuk berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini. 

Seperti Tarling sebelumnya, Pemkot Depok, Kementrian Agama, dan Bank Jawa Barat Banten (BJB) juga memberikan bantuan, berupa beberapa paket alquran, jam dinding, karpet, dan kipas angin. Serta yang terakhir bantuan uang sebesar Rp 10.000.000,- dari Pemkot Depok. Pemimpin kota belimbing tersebut berkesempatan untuk memberikan santunan kepada beberapa anak yatim. Setelah salat tarawih selesai, walikota dan para jamaah melakukan salam-salaman sebelum mengakhiri kegiatan Tarling pada hari itu untuk memperat tali silaturahim dan kekeluargaan. (Tomo-Agung-Oki/olas).

Pelantikn PNS Dari dan Dalam Jabatan Struktural Eselon II, III, dan IV di Lingkungan Pemkot Depok


Siaran Pers

Humas Protokol Setda Depok

Rabu, 16 Juli 2013







Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il melantik Pegawai Negeri Sipil di Gedung Balaikota, Selasa (16/7) siang. Pelantikan tersebut  dihadiri oleh Ketua Komisi A DPRD kota Depok, kepala BKD Prov. Jabar, Muspida serta pimpinan OPD. Pelantikan yang dilakukan pada hari ke-7 puasa di bulan Ramadan ini, sudah masuk pada separuh semester 2 penyelenggaraan tahun anggaran 2013.

Pelantikan tersebut juga bertepatan dengan pelaksanaan gerakan One Day No Car yang digulirkan oleh Pemkot Depok, sehingga para pejabat yang dilantik turut menyesuaikan dengan gerakan ODNC, dengan tidak menggunakan mobil pada hari itu.

Usai pelantikan, diadakan penandatanganan serah terima jabatan serta penandatanganan pakta integritas. Pakta integritas merupakan upaya agar dapat membongkar mental, sikap, dan kompetisi guna mencegah penyelewengan, korupsi, dan nepotisme. Pejabat yang dilantik berjumlah 42 orang, terdiri dari 10 orang Eselon II, 16 orang Eselon III, dan 16 orang Eselon IV. 

Awali sambutan, Walikota mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. "Semoga para pejabat yang baru dilantik ini, dapat mengemban baik tugasnya, dan mengajarkan untuk menjadi manusia yang seimbang. Dengan menanamkan 3 dasar, yaitu pahami atasan, mengerti bawahan, dan mengetahui koleganya. Semua itu bertujuan untuk menjadi wakil rakyat yang amanah, dan dapat bertanggung jawab dengan baik" tutur Walikota sekaligus mengajak untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Tomo_Oki_Agung_Chairul/olas)

Puasa Adalah Praktek Universal Bagi Seluruh Umat Beragama

Siaran Pers 
Humas Protokol Setda Kota Depok
Senin, 15 Juli 2013


Ramadhan adalah bulan yang sangat suci dan  berkah bagi umat islam di seluruh Dunia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini, tarawih keliling (Tarling) pun kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Depok. Tarling dihari keenam bulan ramadhan 1434 H kali ini dihadiri oleh Walikota H. Nur Mahmudi Ismail dan Wakil Walikota Depok H. M. Idris Abdul Shomad i masjid Al Jihad, Kelurahan Cinere, Depok, Senin (15/7) malam. Sebelum tarling, tentunya dilaksanakan pula buka puasa bersama. 


Dalam buka puasa bersama, Wakil Walikota berkesempatan untuk memberikan sambutan dan kuliah tujuh menit (Kultum). Dalam kultumnya Wakil walikota mengatakan bahwa Allah menjelaskan puasa adalah praktek unversal, artinya praktek yang juga dilakukan oleh orang-orang sebelum kita, yang terurai dalam surat Al baqrah ayat 183, tetntunya dengan syareat yang berbeda. 
Ternyata puasa tidak dilakukan oleh agama samawi, agama non samawi juga mengajarkan puasa. Mengapa demekian? karena puasa dianggap sebagi cara metode yang efektif untuk membentuk karakter manusia. 



Dikalangan orang barat, metode puasa dikenal sebagai sarana untuk mencari ketenangan batin. Didalam islam juga dijelaskan bahwa berpuasa menanamkan akidah atapun keyakinan pengawasan Allah SWT dalam diri kita, pengawasan Allah SWT inilah, yang merupakan sebuah keyakinan dan bisa menumbuhkan ketaatan atau keyakian terhadap Allah SWT dimanapun kita berada.


Setelah buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah, Walikota memberikan bantuan sarana dan  prasarana keagamaan, antara lain al-qur’an dari Kementrian Agama. Jam dinding, karpet, sajadah, dan kipas angin dari bank Jawa Barat Banten (BJB), dan yang terakhir bantuan uang sebesar Rp 10.000.000,- dari Pemko Depok. “Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan cepat menyelesaikan pembangunan masjid” do’a  Walikota sekaligus mengajak masyarakat dan seluruh jajaran staf kelurahan Cinere untuk turut memberikan sumbangsihnya dalam penyelesaian pembangunan masjid yang sedang di bangun ini. (Oki-Chairul/olas)