Sabtu, 16 November 2013

Wakil Walikota Depok Resmikan Posyandu Kasih Ibu VI Bojongsari










Sabtu(16/11), Wakil Walikota Depok Resmikan Posyandu Kasih Ibu VI Bojongsari di RT. 01/06 Kelurahan Bojongsari

Walikota Depok Membuka Seminar Pembudayaan Kejuangan 45 dan Wawasan Kebangsaan di Balaikota



















Sabtu(16/11), Walikota Depok Membuka Seminar Sehari Pembudayaan Kejuangan 45 dan Wawasan Kebangsaan Untuk Membentuk Karakter dan Jati Diri Bangsa Kepada Siswa/Siswi SMU/SMK Negeri maupun Swasta se-Kota Depok di Balaikota.

Jumat, 15 November 2013

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XIV Tingkat Kota Depok Tahun 2013



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 15 November 2013






Lantunan ayat Al-Quran yang indah dan khusuk mengawali mulainya acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XIV Tingkat Kota Depok Tahun 2013. Lagu Indonesia Raya juga dikumandangkan, menandakan pentingnya acara ini. Paduan suara membawakan Mars MTQ dengan semangat dan keceriaan. Pembukaan MTQ dilakukan di Lapangan Bola Jembatan Serong Rt. 06 Rw. 04 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung pada Jum'at(15/11).

Asisten Ekbangsos selaku ketua MTQ Kota Depok tahun 2013 Eka Bacthiar, MSi menyampaikan tujuan dilaksanakannya MTQ ini adalah meningkatkan syiar islam, motivasi dalam memperlajari, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur'an, meningkatkan silaturahmi perserta,  dewan hakim,dan masyarakat, Sarana untuk mencari bibit-bibit juara yang akan mewakili Kota Depok ke Tingkat Provinsi, dan ketingkat yang lebih tinggi. MTQ akan berlangsung dari tanggal 13-17 November 2013, di Kelurahan Cipayung , Kecamatan Cipayung. MTQ tahun 2013 terdiri dari 462 Peserta, 60 Dewan Hakim, 77 Pembina, dan Ofisial, Pawai Taaruf  kurang lebih 4000 orang, inovasi dari khafilah dari kecamatan.
Beberapa bidang yang dilombakan:
Tilawah quran, tafsir, tahlil, menulis ilmah Al-Qur'an. Beliau berterimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.

MTQ tahun 2013 mengusung Tema " Melalui MTQ XIV Tingkat Kota Depok Kita Tingkatkan Pemahaman Terhadap Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup dan Pembangunan Peradaban Manusia ".

Turut hadir dalam acara ini Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, beserta Ibu, Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad, MA, Ketua DPRD Kota Depok, beserta anggota, Kepala Kemenag Kota Depok, Para Kepala OPD, Camat,  Lurah, se-Kota Depok, Para Dewan Hakim, Para Peserta MTQ, Tokoh Masyarakat, dan hadirin lainnya.

Kepala Kemenag Kota Depok dalam sambutannya mengatakan " MTQ merupakan kegiatan multidimensi. Sarana untuk mencari bibit-bibit juara yang akan mewakili Kota Depok ke Tingkat Provinsi, dan ketingkat yang lebih tinggi. Untuk sebagai upaya pengembangan Al-Quran. Pengingat bahwa Al-Quran adalah pedoman dalam menjalani hidup. Agar masyarakat dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur'an didalam kehidupan sehari -hari. MTQ merupakan bagian ibadah kepada Allah SWT bukan semata-mata menjadi juara, semoga melalui kegiatan ini kita semua memperoleh keberkahan dari Allah SWT, " tuturnya.

Sementara itu, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, dalam sambutannya mengatakan " mudah-mudahan MTQ ke 14 dapat berjalan dengan baik, semoga hasil perlombaan pada hari minggu tidak hanya melahirkan juara, tetapi semakin meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur'an Nurkarim, semoga umat islam di Kota Depok dapat semakin memahami, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur'an. Saya sangat berbahagia masih dapat berkesempatan membuka acara MTQ yang ke 14 ini. Melalui Melalui MTQ XIV Tingkat Kota Depok Kita Tingkatkan Pemahaman Terhadap Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup dan Pembangunan Peradaban Manusia ". Kita wujudkan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, Kita wujudkan bangsa modern yang diikuti rasa silaturahmi. Al-Quran merupakan pedoman, bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan, yang menuntun hidup di dunia dan di akhirat. Mengajarkan keharmonisan, saling mengasihi, saling memberi maaf, dan tidak saling menyakiti. Al-Qur'an mengajarkan kita untuk berakhlak baik, memupuk karakter, moral bangsa yang luruh dan mulia, untuk dapat memperkoko persatuan dan kesatuan, dan kerukunan hidup. Dengan itu semua kita dapat mendukung berjalannya pembangunan. Jati diri dan generasi bangsa harus dipupuk dengan nilai-nilai Agama, dan kesopanan dan pengetahuan .
" Jika timbul permasalahan, maka hendaknya diselesaikan dengan cara-cara yang santun, serta penyampaian aspirasi yang dilaksanakan dengan tertib dan santun".

" Beliau juga apresiasi dengan kontribusi KPU Kota Depok dalam acara ini. Sekaligus sosialisasi dan mengajak masyarakat agar turut serta dalam Pileg 2014". Pemerintah Kota siap membantu dalam hal penyediaan SDM, Kelengkapan, dan bantuan dana , jika hal tersebut semua dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, maka Pemerintah Kota senantiasa siap membantu. Semoga Pemilu Legislatif 2014 dapat berjalan lebih baik lagi, " tuturnya.

"Kepada para peserta selamat mengikuti MTQ ke -14 Tahun 2013. Semoga keikutsertaa kalian, tidak hanya upaya pencarian kejuaraan, tetapi dimaknai sebagai peningkatan kecintaan kepada Al-Qur'an, meningkatkan ukuwah Islamiah, dan pehamahama, penghayatan serta pengalaman Al-Qur'an ke dalam kehidupan sehari-hari. Mudah-mudah an para Dewan Hakim dapat memberikan penilaiannya secara Optimal, dan Obyektif, " tuturnya. Dengan mengucap Bismillahirohmanirohim, dan pemukulan bedug MTQ ke-14 Tk. Kota Depok tahun 2014 secara resmi dibuka. (Endang)

Empat Ribu Peserta Pawai Ta'aruf Ramaikan Pembukaan MTQ ke- 14 Tk Kota Depok tahun 2013



Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 15 November 2013



Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, beserta Ibu, Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad, Kepala Kemenag Depok, Para Kepala OPD, Perwakilan DPRD Kota Depok, Perwakilan Muspida, dan hadirin lainnya Jum'at (15/11) menyaksikan Pawai Ta'aruf sebelum pembukaan MTQ ke- 14 Tk Kota Depok Tahun 2013.

Peserta pawai yang berjumlah 4000 orang tersebut terlihat bersemangat sekali, dan penuh keceriaan. Bahkan khafilah dari 11 Kecamatan sangat lengkap, berikut Camat, Lurah, dan para stafnya. Tak ketinggalan seluruh siswa dari 11 Kecamatan di Kota Depok turut berpartisipasi.

Ada beberapa keunikan, dan semagat yang terlihat seperti Camat Panncoran Mas Linda Nur Dianny, M.Hum atau yang lebih dikebal Bu Camat Linda (BCL) berpenampilan pejuang wanita " Cut Nyak Dien,  Camat Cilodong Marjaya ikut serta dalam sisingaraja.
Mobil polisi membuka pawai ini, dilanjutkan dengan rombongan KPU, Pembawa bendera LPTQ, Pasukan Paskibraka membawa bendera merah putih sebanyak 14 menandakan MTQ ke-14, Pasukan Pramuka, dan Pertunjukan Pawai dari 11 Kecamatan (11 Khafilah se-Kota Depok).

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il menyatakan sangat berbahagia atas pawai ta'aruf yang telah dilakukan. Hal tersebut merupakan bentuk kesukacitaan dalam menyambut dibukanya MTQ Tahun 2013.  (Endang)

Depok Raih Penghargaan Kota Sehat

Press Release
Humas Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 November 2013

Di penghujung akhir tahun 2013 ini, Kota Depok nampaknya tidak berpuas diri dengan prestasi yang telah diraihnya. Setelah sebelumnya Walikota Depok didaulat sebagai Walikota Teladan dalam Bidang Diversifikasi Pangan oleh Menteri Pertanian RI dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia pada tanggal 31 Oktober 2013, hari ini, Kamis (14/11) malam, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il kembali menerima Penghargaan Swastisaba atau Penghargaan Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

Tahun ini, Pemerintah Kota Depok mendapatkan Penghargaan Swastisaba Padapa (taraf pemantapan), yaitu penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah memenuhi indikator khusus minimal 2 tatanan. Adapun indikator khusus tersebut antara lain: kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum; kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi; kawasan pertambangan sehat; kawasan hutan sehat; kawasan industri dan perkantoran sehat; kawasan pariwisata sehat; kawasan pangan dan gizi; kehidupan masyarakat sehat yang mandiri; dan kehidupan sosial yang sehat.

Penghargaan Kota Sehat yang diselenggarakan setiap dua (2) tahun sekali oleh Kementerian Kesehatan RI ini adalah bentuk penghargaan kepada kabupaten/kota yang telah banyak memberikan kontribusi dan komitmen besar terhadap tujuan pembangunan kesehatan. Melalui penghargaan ini, diharapkan akan mampu memberikan motivasi bagi seluruh komponen masyarakat yang ada di kabupaten/kota untuk secara bersama membangun kepedulian di bidang kesehatan.

Penetapan penghargaan Kota Sehat dilakukan melalui tahapan verifikasi dari mulai tingkat provinsi, untuk selanjutnya dilakukan verifikasi ulang oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan indikator khusus. Di tingkat Kota Depok sendiri, sebelum dilakukan verifikasi tim provinsi, terlebih dahulu dilakukan lomba Kecamatan Sehat tingkat Kota Depok dan persiapannya meliputi pembinaan di tingkat kelompok kerja (POKJA) Kelurahan Sehat, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) oleh Tim Pembina Kota sehat dan Forum Kota Depok Sehat (FKDS) yang secara langsung dikomandoi oleh Walikota Depok dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok.

Sebagaimana diketahui bersama, saat ini Kota Depok masih bertengger di posisi ketiga nasional dalam pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di mana salah satu indikator utamanya adalah pembangunan kesehatan. Hal ini merupakan bukti dari komitmen dan kesungguhan Pemerintah Kota Depok dalam membangun kesehatan warga dan lingkungannya. Salah satu bentuk upaya konkrit yang telah dilakukan adalah bagaimana Pemerintah Kota Depok secara sistematis membangun sistem dan personil untuk mengatasi problema gizi buruk. Data menunjukkan, Kota Depok telah berhasil menurunkan secara signifikan persentase penderita gizi buruk, di mana pada tahun 2010 sebesar 0,18%, turun menjadi 0,10% pada tahun 2012. Atas upaya dan inovasi yang dilakukan tersebut, pada tahun 2011, Pemerintah Kota Depok pun mendapatkan penghargaan MDG’s Award di bidang Nutrisi. Semoga langkah-langkah strategis dan upaya yang saat ini masih dan terus berjalan, dapat menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat yang ada di Kota Depok, demi terciptanya lingkungan yang nyaman, aman, dan sehat, dalam rangka terwujudnya Kota Depok yang Maju dan Sejahtera. (fathir/AKP).

Kamis, 14 November 2013

“Islam itu Indah” Oleh Ustad Maulana Silaturahim ke Jamaah Masjid Agung Baitul Kamal Kota Depok

Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 November 2013



Acara Islam itu Indah yang biasa diisi oleh Ustad Maulana, dan Host Fadlan, kali ini memilih Masjid Agung Baitul Kamal Balaikota Depok sebagai lokasi syutingnya pada Rabu (13/11). Islam itu Indah memang beberapa kali mengunjungi beberapa Pemerintah Kota/ Kabupate di Indonesia. Kali ini, acara Islam itu Indah ingin bersilaturahmi dengan jama`ah yang ada di Kota Depok. Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc hadir sebagai tuan rumah Pemerintah Kota Depok, bintang tamu Vanessa Anggel, beberapa jama`ah dari Majlis Ta`lim, dan Pegawai Pemerintah Kota Depok.

Tema yang didibahas dalam acara ini adalah  “Mendahulukan Allah SWT atas segalanya”.
Beberapa hal yang disampaikan diantaranya:
Ustad berpesan jika kita dicemooh orang lain atas sesuatu hal baik yang kita usahakan, maka jangan berkecil hati. Karena sesungguhnya, orang yang dicemooh oleh orang lain, berarti dia diperhatikan oleh orang lain.
Ada aturan agama/ syariah, aturan sosial, dan aturan negara.
Solat harus dilakukan tepat waktu oleh seluruh umat Islam, karena sangat mulia, orang-orang yang mendahulukan Allah SWT. Seseorang yang mendahulukan Allah SWT maka akan didahulukan juga oleh Allah SWT dan akan diberikan kemudaham dalam hidupnya.
“Kejarlah akhirat , maka akan mendapatkan dunia!”
Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il mengatakan bahwa Beliau memimpin sebuah Kota berdasarkan firman Allah SWT dan Sunah Rosul. Mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Lanjut tausiah Ustad, “Orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemarin, orang yang lebih buruk dari hari kemarin adalah orang yang merugi.
Kita harus pandai mengatur waktu, untuk Allah SWT, untuk sesame, dan untuk diri sendiri.
Solat tidak hanya sekedar gerakan, tetapi juga diikuti dengan pengamalan perilaku baik, dari yang diajarkan oleh Al-Qur`an, firman-firman Allah, al- hadis. (Endang)


Jadikan Anak Yatim dan Kaum Dhua'fa sebagai Sahabat



Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 November 2013

Wakil Walikota Depok H. M Idris Abdul Shomad hadir dalam Gebyar Muharam dan Santunan Anak Yatim & Dhua’fa Tingkat Kelurahan Jatimulya di Lapangan Irekap, Kamis (14/11). Hadir dalam acara tersebut KH. Abadi Idrus sebagai penceramah, Camat Tapos, Lurah Jatimulya, dan warga sekitar. Ketua Panitia menginformasikan bahwa Gebyar ini sengaja dilakukan bertepatan dengan 10 Muharam 1435 H yang merupakan hari lebaran anak yatim. Tak hanya pemberian santunan, sebelumnya juga telah dilakukan lomba pareda kosidah sebagai rangkaian acara Gebyar Muharam. Santunan kali ini, diberikan kepada 157 anak yatim dan 178 dhua’fa.

Wakil Walikota mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang mulia, karena kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang dijadikan oleh Allah sebagai media wasilah/pendampingan. Bulan Muharam, tepatnya tanggal 10 Muharam, yang jatuh pada Kamis, 14 November hari ini, dikenal dengan lebarannya anak yatim. Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota juga sempat bercerita tentang 2 anak yatim yang kembar pada jaman Rasul, yaitu Sahal dan Suhai, dimana keduanya mewakafkan sebidang tanahnya untuk membangun masjid Nabawi, yang kini menjadi pusa kegiatan keislaman keumatan. Dari cerita tersebut, Wakil Walikota mengingatkan pada anak yatim untuk jangan berpikir tidak memiliki masa depan.

“Banyak pemimpin dan ulama kita terdahulu yang juga anak yatim. Yatim hakekatnya bukan kehilangan bapak dalam keturunan, tetapi kehilangan/terputusnya ahlak/tidak  punya ilmu khususnya. Untuk itu, kita bisa menjadi pendamping bagi mereka untuk memberikan ilmu (agama) agar mereka menjadi orang yang berahlak dan nantinya akan menjadi calon pemimpin bagi kita” tutur Wakil Walikota sekaligus menghaturkan terima kasih atas semangatnya untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga lebaran yatim ini dapat menjadi sebuah pemicu dan menambah motivasi kita untuk terus perhatian pada anak yatim dan dhua’fa. Teruslah berbagi pada anak yatim dan kaum dhua’fa, karena itulah hakekat kehidupan.

Senada, KH. Abadi Idrus juga mengatakan bahwa meyantuni anak yatim dan menjadikan kaum dhua’fa sebagai sahabat, merupakan kunci masuk surga bagi kita. Allah memerintahkan kita untuk berlaku ihsan. Ihsan merukan salah satu rukun agama yang harus kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ihsan, secara etimologi adalah berbuat baik dan bisa dilakukan oleh kita semua. Jangan bangga bila kita telah islam dan beriman tetapi belum ihsan. “Semoga melalui tahun baru islam dan kegiatan ini, kita bisa menjadi manusia yang lebih baik/ihsan” pesan Abadi Idrus yang juga berpesan untuk terus menyantuni anak yatim. (olas)      



Mari Kita Jaga dan Perkokoh Bhineka Tunggal Ika



Siaran Pers
Humas Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 Nopember 2013

Dengan mengucap basmallah, kegiatan silaturahmi komunitas ras/suku/etnis dalam rangka mewujudkan pembauran kebangsaan Tingkat Kota Depok secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota H. M Idris Abdul Shomad, Kamis (14/11) pagi. Kegiatan yang  terselenggara di Gd. Samina, Jln. Bahagia Raya Depok, mengusung tema “Dengan Silaturahmi Antar Komunitas Ras/Suku/Etnis, Kita Wujudkan Pembauran Kebangsaan di Kota Depok 2013”. Kepala Kantor Kesbangpol, Syafrizal mengatakan bahwa bangsa kita terdiri dari multi etnis yang berpotensi pada konflik. Untuk itu, kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk mempererat kebhinekaan.

“Tujuan lain, adalah untuk menjalin silaturahmi antar komunitas, mensosialisasikan forum kebangsaan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, mengkokohkan kesatuan, dan menciptakan kota Depok yang kondusif. Kegiatan ini diikuti oleh 180 peserta, yang terdiri dari tokoh masyarakat dan komunitas di Kota Depok. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan dan ditingkatkan agar dapat menjaga kerukunan antar suku/ras/etnis, serta menjga stabilitas kemanan di kota Depok” lanjut Syafrizal.

Awali sambutan, Wakil Walikota menghaturkan terima kasih kepada Kantor Kesbangpol yang telah memprakarsai kegiatan ini. “Dalam kehidupan, ada 3 pemimpin yang berperan dalam pencerahan, yaitu (1) Pemimpin formal (Pemerintah), (2) Pemimpin Informas (Tokoh Agama), (3) Pemimpin Adat. Ketiga pemimpin tersebut telah mengantarkan masyarakat menuju kemajuan. Sinergi mereka menjadi tumpuan agar kita bisa menjadi maju” tutur Wakil Kota Depok.

Bangsa kita memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang harus dipertahankan, walau berbeda-beda tetapi tetap dalam satu wadah, yaitu bangsa Indonesia. Semboyan itu juga merupakan konsep dari wawasan nusantara yang berakar dari masa kepemimpinan terdahulu, yang harus kita teruskan cita-cita leluhur bangsa. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum saling mengenal dan menjalin silaturahmi antar komunitas. Serap materi yang akan disampaikan oleh narasumber sebagai bekal pembentukan forum kebangsaan, yang nantinya dapat menjadi mitra pemerintah dan berpartisipasi dalam pembauran untuk menciptakan Depok yang kondusif, aman, dan nyaman” tutup Wakil Walikota. Dalam acara itu, akan dilakukan juga sosialisasi forum pembauran kebangsaan oleh Bakesbangpol dan renungan pembauran kebangsaan oleh mama Dedeh. (olas)