Kamis, 07 Maret 2013

Finalisasi LKPJ Untuk Memenuhi Harapan Masyarakat Depok



Humas Protokol Setda Kota Depok
Press Release
Kamis, 7 Maret 2013

Lokakarya Finalisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Depok Tahun 2012 yang dilaksanakan di Wisma Hijau, secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Depok H M Idris Abdul Shomad, Kamis (7/4). LKPJ sebagai implementasi dari amanat Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 32 Tahun 2004, merupakan bentuk implementasi hubungan check and balances antara Kepala Daerah dan DPRD dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance), yang menuntut adanya pola pertanggungjawaban yang jelas dalam implementasi kebijakan publik.

Kegiatan yang dimotori oleh Bappeda Kota Depok ini, dihadiri oleh Kasubdit EKPD Bappenas, para Asisten Setda Kota Depok, Kepala OPD dan Camat se-Kota Depok. Kepala Bappeda Kota Depok Bapak Munir memaparkan, LKPJ ini sesuai dengan amanat pasal 2 juncto pasal 15 ayat (1) PP Nomor 3 Tahun 2007. “Dengan adanya finalisasi ini, semoga bisa memenuhi seluruh harapan masyarakat Depok, sehingga LKPJ nantinya dapat menjadi dasar perbaikan dan penyempurnaan dimasa mendatang” ujar Munir.

Wakil Walikota menjelaskan bahwa LKPJ sekurang-kurangnya meliputi; Arah kebijakan umum pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan urusan (meliputi urusan wajib dan urusan pilihan), penyelenggaraan tugas pembantuan, dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan. Berdasarkan peraturan, penyampaian LKPJ paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir, yaitu bulan Maret. Untuk itu, Kepala OPD se-Kota Depok harus turut berpartisipasi aktif dalam finalisasi LKPJ tahun 2012, sehingga dapat menyampaikan laporan tersebut kepada DPRD Kota Depok tepat pada waktunya” himbau Wakil Walikota.

Tak lupa, Wakil Walikota haturkan terima kasih kepada OPD leading sektor dan OPD pendukung pencapaian target tersebut, seperti Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), opini BPK, penegakan perda, waktu tanggap daerah layanan (Damkar), jumlah koperasi aktif, kontribusi PDRB pertanian, kontribusi PDRB pariwisata, PAD, pendapatan di luar PAD, titik macet yang ditangani, lokasi banjir yang ditangani, rumah tangga pengguna air bersih, penambahan lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH), jumlah lapangan olahraga yang direhab/dibangun, jumlah rw layak anak, angka kematian ibu, angka kematian bayi, prevalensi gizi buruk, penanganan PMKS.

“Selain keberhasilan, masih terdapat juga beberapa target kinerja daerah yang belum mencapai target seperti: kepemilikan e-ktp baru mencapai 89,53(%), tingkat pengangguran terbuka 10,6 %, cakupan layanan persampahan  40 %, dan Angka Partisipasi Murni (APM). Untuk mengatasi kekurangan itu, Saya menghimbau kepada OPD terkait untuk meningkatkan kinerja masing-masing, tidak hanya untuk mengejar target realisasi, tetapi juga sebagai bentuk konsistensi kita dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat” tutur Wakil Walikota, yang juga menghimbau kepada seluruh Kepala OPD untuk mengikuti finalisasi LKPJ dengan baik agar dapat memberikan rekomendasi yang positif bagi perbaikan kinerja Pemerintah Kota Depok pada tahun-tahun yang akan datang. (ols)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar